Kena Abrasi, Warga Pesisir Semarang Pindahkan Makam

oleh
oleh

SEMARANG – Kondisi Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tambakrejo yang tak terurus akibat penurunan tanah dan abrasi laut membuat tak sedikit masyarakat memindahkan makam keluarga yang dikuburkan di sana.

Seperti diketahui, saat ini, kondisi TPU yang dahulu menjadi pemakaman 3 wilayah, yakni Tambakrejo, Tambaklorok dan Kemijen itu terbengkalai dan tak lagi digunakan.

“Sebenaranya wilayah pemakaman ini punya lebar kira-kira 150 meter dan lebar ke laut itu kurang 100 meter. Tapi karena air laut terus naik sehingga pemakaman terendam hampir seluruhnya,” ujar Sabar, salah satu warga Tambakrejo, Selasa (10/12).

INFO lain :  Kakak Beradik Kepergok Masuk Rumah Hendak Mencuri

Sabar melanjutkan, jika area tersebut dijadikan pemakaman sejak tahun 70an, dan mulai rusak akibat penurunan tanah dan abrasi air laut sejak mulai tahun 2000an.

“Di sini terdapat ribuan jenazah mas. Tapi karena kondisi seperti ini (terendam air laut) akhirnya banyak keluarga yang punya uang memindahkan makam saudaranya ke pemakaman lain,” imbuhnya.

INFO lain :  Momen Sepakbola Sepanjang 2017

Pemindahan makam, menurutnya membutuhkan biaya tak sedikit. Ia menyebutkan, biaya pemindahan makam bisa mencapai kurang lebih Rp 5 juta untuk setiap makamnya. “Kurang lebih sekitar Rp 5 juta mas. Bahkan saya dulu memindahkan 7 makam keluarga saya yang disini,” katanya.

Sabar menambahkan setelah tahun 2014, TPU sudah tidak digunakan warga pemakaman. Lantaran posisi TPU yang sudah terendam seluruhnya saat rob datang. Hal tersebut tentunya membuat sanak saudara yang berziarah kubur kesulitan saat mencari makam yang dituju.

INFO lain :  Bupati Kebumen Ditetapkan Tersangka KPK

“Kalau warga yang tidak punya uang ya makamnya tidak dipindah. Jadi ziarahnya pakai perahu kecil. Bahkan pas rob datang saat ziarah mereka berdoa diatas perahu, karena makam tenggelam akibat rob naik,”katanya.

Sumber : Ayosemarang.com