Polda Jateng–Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah

oleh

SEMARANG,INFOPlus– Kepolisian Daerah Jawa Tengah bekerja sama dengan Perum Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah secara serentak di berbagai wilayah Jawa Tengah menjelang Hari Raya Idulfitri. Program tersebut bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Wakapolda Jawa Tengah Latif Usman mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang dilaksanakan di seluruh Indonesia untuk memperkuat distribusi pangan sekaligus menjaga stabilitas harga.
“Gerakan Pangan Murah ini kami dukung penuh agar kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi, khususnya menjelang Lebaran,” ujar Latif saat meninjau kegiatan pasar murah di halaman kantor Bulog Jawa Tengah, Jalan Menteri Supeno Semarang, Jumat (13/3).

Ia menjelaskan, pelaksanaan pasar murah tidak hanya digelar di tingkat Polda, tetapi juga dilaksanakan serentak oleh 35 Polres di kabupaten dan kota di Jawa Tengah dengan menggandeng Bulog.

INFO lain :  Angka Kematian Akibat COVID-19 di Semarang Masih di Atas Nasional

Dalam kegiatan tersebut disediakan berbagai komoditas pangan bagi masyarakat, di antaranya beras 78.600 kilogram, telur sekitar 82 ribu butir, minyak goreng 11.280 liter, serta gula pasir 1.448 kilogram. Program ini menargetkan sekitar 78 ribu warga sebagai penerima manfaat di berbagai daerah di Jawa Tengah.

INFO lain :  Pemprov Jateng Dorong Transaksi Nontunai di Pemerintahan

Latif menambahkan, kerja sama antara kepolisian dan Bulog dalam penyaluran bahan pangan telah berjalan sejak tahun sebelumnya. Pada 2025, Polda Jawa Tengah bersama Bulog menyalurkan beras sebanyak 52.266.695 kilogram kepada masyarakat dengan jumlah penerima sekitar 7,4 juta orang.

INFO lain :  Puluhan Bangunan Liar di Bantaran Sungai Brebes Dibuldoser

Sementara itu, Pemimpin Wilayah Bulog Jawa Tengah Muniati memastikan stok cadangan beras pemerintah di wilayah Jawa Tengah dalam kondisi aman.
Menurutnya, cadangan beras yang dikelola Bulog saat ini mencapai sekitar 370 ribu ton. Bulog juga terus menyalurkan beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) serta bantuan pangan bagi masyarakat yang membutuhkan.
ia mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras karena stok yang tersedia sangat mencukupi. (Kar/Prie)