SEMARANG– INFOPlus. Warga Penggaron Kidul, Pedurungan,Semarang, Kamis (9/10) pagi dikejutkan penemuan mayat seorang pemuda di kamar kos. Berita kematian pemuda berinisial C (27l asal Sayung, Kabupaten Demak secara mendadak saat itu dilaporkan ke Polsek Pedurungan.
Mayat korban semula ditemukan
temann sendiri, M.F. (31). Korban sebelum ditemukan merenggang nyawa bersama saksi MF minum bareng banyu ‘gendheng’ minuman keras oplosan di kamar kos
Saksi MF kepada petugas mengaku ia bersama korban sempat meminum miras dua kali. Namun setelah tegukan kedua, korban tiba-tiba jatuh dan tak sadarkan diri. ” Saya bersama korban meminum minuman keras sampai dua kali. Namun, C pada tegukan kedua tiba tiba terkulai tidak sadarkan diri”,kisah saksi MF.
Panik, M.F. meninggalkan korban meminta bantuan warga sekitar, A.R. (51), yang kemudian melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian setempat.
Kapolsek Pedurungan AKP Felix begitu menerima laporan bersama tim piket langsung turun ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Petugas medis dari Puskesmas Bangetayu yang datang bersama ambulan Hebat Kota Semarang menyatakan korban telah meninggal dunia di tempat.
Kemudian Tim Inafis Polrestabes Semarang yang juga mendatangi lokasi kejadian melakukan olah TKP dan memeriksa kondisi jasad korban. Hasil sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan.
“Kami sudah melakukan prosedur sesuai standar. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada unsur kekerasan. Keluarga korban juga telah membuat surat pernyataan menerima kejadian ini sebagai musibah,” ungkap AKP Felix.
Jenazah korban telah dipulangkan ke kampung halamannya di Sayung, Demak, untuk dimakamkan. Kasus ini menjadi pengingat keras akan bahaya konsumsi minuman keras oplosan yang bisa berujung maut.(Kar/Ts)















