Wali Kota Semarang Optimalkan Koperasi Merah Putih

oleh
Koperasi Merah putih di Semarang
Wali Kota Semarang Agustina akan optimalkan Koperasi Merah Putih menjadi unit ekonomi yang bisa masuk ke berbagai lini usaha, termasuk pengelolaan sampah hingga penyediaan pangan. (Foto: Ist)

SemarangINFOPlus. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti akan mengoptimalkan Koperasi Merah Putih menjadi unit ekonomi yang bisa masuk ke berbagai lini usaha, termasuk pengelolaan sampah hingga penyediaan pangan.

Karena itu, Pemkot Semarang terus berkoordinasi dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida), untuk dapat mempersiapkan kajian inovatif dalam pengembangan Koperasi Merah Putih.

“Mungkin ada banyak yang bisa diambil oleh Koperasi Merah Putih. Kemarin kita minta Brida untuk menghitung,” ujarnya lewat siaran tertulis diterima, Rabu (2/7).

INFO lain :  Terapkan Pengelolaan Sampah Modern Berkelanjutan, Pemkot Semarang Diapresiasi KLH

Menurut Agustina, jika Koperasi Merah Putih ikut serta dalam menyediakan transportasi pengangkutan sampah, maka perlu ada kajian bisnis yang harus dipersiapkan.

“Jadi berapa modal yang harus diberikan. Return of investment-nya itu sampai berapa tahun? Kuat atau enggak? Terus persiapan apa? Ini tugas Brida,” katanya.

Sedangkan untuk penyediaan pangan, Agustina menyebut, Koperasi Merah Putih dapat mengadopsi program Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman). Kemudian, diharapkan dapat memberikan inovasi di dalamnya.

INFO lain :  Jaguar Proyeksikan Barat Semarang Jadi Pusat Ekonomi Pulau Jawa

“Coba Pak Rahman ini bisa enggak dipelajari, diadop dulu sama koperasi Merah Putih di salah satu kelurahan. Kalau koperasinya satu kelurahan, mantap apa enggak? Kalau enggak mantap, berarti yang kerja sama antar koperasi,” ujarnya.

Walaupun begitu, ia mengingatkan bahwa setiap langkah yang hendak diambil harus melalui kajian bisnis yang matang. “Jangan sampai gegabah, karena ini menyangkut uang masyarakat,” lanjutnya.

INFO lain :  Pemkot Semarang Matangkan Rencana Relokasi Warga Perumahan Dinar Indah Tembalang

Agustina menambahkan, Pemkot Semarang juga akan menggandeng berbagai perguruan tinggi di kota Semarang untuk membantu menyusun kajian dan business plan koperasi.

“Itu sudah saya koordinasikan Brida, Brida itu bisa kerja sama misal dengan Undip di Fakultas Ekonomi, kemudian, Unnes juga bisa, Unika, Untag, kemudian Unissula, banyak lainnya. Kita akan bekerja sama dengan semuanya untuk menyelesaikan masalah-masalah ini,” pungkasnya. []