Pemkot Semarang Upayakan KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional

oleh
KH Soleh Darat pahlawan nasional
Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin menyebut Pemkot Semarang mendorong KH Sholeh Darat bisa ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

“Saat ini masih proses penyusunan. Kemudian ada juga syarat harus ada sisi kepahlawanan yang ditonjolkan dari beliau. Nah dari sisi ini, masih terus kita gali. Tapi alhamdulillah sudah banyak artikel yang mengupas tentang itu,” ujar dia.

Setelah sejumlah persyaratan tersebut rampung disusun, PCNU Kota Semarang akan bawa ke pemerintah secara berjenjang, mulai dari Pemkot, Pemprov hingga pemerintah pusat.

“Nah semua itu harus ada seminarnya untuk kebutuhan itu (penetapan pahlawan nasional). sehingga saat ini semua itu masih berproses. Hanya saja untuk tahun ini, 13 April, batas waktu pengajuan di 2025. Kalau itu masih bisa dikejar maka kita kejar, tapi kalau tidak kita akan ajukan untuk tahun depan. Kita akan siapkan naskah akademiknya secara baik sehingga ketika maju bisa terpenuhi,” beber dia.

INFO lain :  BPS: Indeks Pembangunan Manusia Kota Semarang Sangat Tinggi
INFO lain :  Marak Balap Liar, Pemkot Semarang Akan Pasang Pita Kejut

Ditambahkan, salah satu bentuk perlawanan secara damai dari KH Sholeh Darat terhadap penjajah adalah dengan mengeluarkan fatwa yang melarang umat Islam di zaman itu untuk tidak mengenakan pakaian berbau kolonial.

INFO lain :  Kota Semarang Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Hari Ulang Tahun, Simak Jenis Pemeriksaan

“Ketokohan beliau saat itu yakni dengan membuat masyarakat tidak berpakaian seperti yang dipakai orang-orang kolonial, baik itu Inggris maupun Belanda. Jadi agar masyarakat antikolonial, Mbah Sholeh Darat membuat fatwa jangan memakai dasi, jas hingga jangan memakai celana, itu salah satu bentuk dari antikolonial,” tukasnya. []