Dan terakhir, keterpilihan berdasarkan gender ditemukan 62,2 persen pemilih menyatakan tidak masalah jika walikotanya laki-laki atau perempuan.
“Dari data diatas, menggambarkan bahwa masyarakat Kota Semarang tidak terlalu mempersoalkan masalah putra daerah atau bukan putra daerah, masalah etnis, masalah agama, maupun sentimen gender. Ini menandakan karakter masyarakat Semarang yang heterogen, sangat menghargai perbedaan dalam kontestasi politik elektoral,” papar dia.
Survei Aksara juga memperlihatkan temuan menarik lainnya. Sebanyak 51,5 persen responden menyatakan bahwa politik uang adalah hal yang bisa diterima. Namun, sebanyak 45,25 persen menyatakan untuk pilihan politik tergantung pada pilihannya masing-masing serta 40,25 persen menyatakan tidak akan menerima politik uang.
“Secara umum, mengingat sebentar lagi memasuki masa tenang (24-26 November 2024) serta selisih elektabilitas antar paslon diatas margin of error, dapat disimpulkan Pilwakot Kota Semarang 2024 akan dimenangkan oleh pasangan nomor urut 1 Agustina Wilujeng – Iswar Aminuddin,” tegas Reyhan.
Diketahui, tren positif elektabilitas Agustin Iswar sebenarnya sudah terlihat sejak awal massa kampanye. Awalnya, sesuai hasil survei Indoriset 24-28 September 2024, Agustin Iswar kalah dengan Yoyok Joss. Namun tren elektabilitas mulai merangkak naik ketika memasuki masa kampanye.
Temuan Aksara pada survei pertama hingga ketiga mengungkap tren positif kenaikan elektabilitas Paslon Jaguar. Begitu juga dengan temuan Litbang Kompas pada survei 2-5 November 2024 yang lalu menyatakan Agustin Iswar unggul dari pasangan Yoyok Joss dengan elektabilitas 38,1 persen berbanding 35,9 persen.
Untuk diketahui, survei ketiga Aksara dilaksanakan pada tanggal 17 – 21 November 2024. Populasi survei ini adalah seluruh warga yang berada di Kota Semarang yang sudah punya hak pilih, yakni yang berusia 17 tahun atau sudah pernah menikah.
Total sample sebanyak 400 responden, yang terdistribusi secara proporsional di 16 kecamatan dengan toleransi kesalahan (margin of error) kurang lebih 4,78 persen.[]
















