Pemkot Semarang Komitmen Jaga Lingkungan, 3 Sekolah Raih Penghargaan KLHK

oleh
Pemkot Semarang penghargaan KLHK
Tiga sekolah di Kota Semarang raih penghargaan KLHK karena menjaga kelestarian lingkungan.

SemarangINFOPlus. Pemkot Semarang berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan hidup, khususnya di tempat pendidikan. Komitmen tersebut dibuktikan dengan keberhasilan tiga sekolah menerima penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Kota Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dengan meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata dari KLHK.

KLHK melalui Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Alue Dohong menyerahkan penghargaan tersebut kepada tiga sekolah di Kota Semarang, di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Rabu (2/10).

Tiga sekolah yang berhasil meraih penghargaan prestisius bidang lingkungan itu adalah SMP Negeri 31 Semarang dan SMA Negeri 4 Semarang dengan predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri, serta SD Islam Al Azhar 14 Semarang dengan predikat Sekolah Adiwiyata Nasional.

INFO lain :  3 Pria Curi Motor di Jakut untuk Beli Sabu

Penghargaan diberikan kepada sekolah-sekolah yang sukses menjalankan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) secara edukatif, partisipatif, dan berkelanjutan.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas prestasi tersebut.

“Kami bersyukur sekaligus bangga atas pencapaian prestasi ini. Kami juga berterima kasih atas peran aktif sekolah dan tim GPBLHS yang secara intensif mewujudkan sekolah berwawasan lingkungan,” kata dia lewat siaran tertulis, Kamis (3/10).

INFO lain :  Warga Antusias Sambut Pasar Murah dan Bazar Ramadan Pemkot Semarang

“Saya berharap sekolah-sekolah ini bisa menjadi inspirasi dan penyemangat bagi sekolah lain dan juga masyarakat untuk semakin menjaga lingkungan yang hijau, bersih, nyaman, dan berkelanjutan,” lanjut wali kota yang biasa disapa Mbak Ita ini.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang, bersama Dinas Pendidikan, dan Kementerian Agama yang tergabung dalam Tim Pembina GPBLHS Kota Semarang, telah memberikan pendampingan intensif kepada ketiga sekolah dan seluruh sekolah di Kota Semarang.

Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional diberikan kepada sekolah yang telah meraih predikat Adiwiyata Provinsi selama setidaknya 12 bulan dan berhasil meraih nilai penilaian minimal 90%.

INFO lain :  Oknum Anggota KIP Jateng Akui Lakukan KDRT hingga Istri Pendarahan

Sementara, predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri hanya diberikan kepada sekolah yang telah meraih Adiwiyata Nasional setidaknya 12 bulan sebelumnya, dengan nilai minimal 95%, serta mampu membina sedikitnya dua sekolah lain.

Penilaian untuk penghargaan ini didasarkan pada komitmen sekolah dalam menerapkan GPBLHS secara berkesinambungan. Aspek-aspek yang dinilai mencakup perilaku ramah lingkungan hidup, kebersihan, pengelolaan sampah, penghijauan, konservasi air dan energi, serta pemberdayaan kader Adiwiyata yang diintegrasikan dalam kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan kokurikuler.