Salatiga – INFOPlus. Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani meminta agar kader PKK fokus dengan urusan penanganan stunting serta kesehatan ibu dan anak.
Tak hanya stunting, Yasip Khasani juga berharap adanya kepedulian dari kader PKK di Salatiga menyangkut masalah kemiskinan dan kependudukan di lingkungan sekitarnya.
“Upaya kuratif dan prefentifnya terhadap bayi stunting dan kesehatan ibunya juga diperhatikan benar-benar, supaya tidak menambah angka stunting dan dibutuhkan kerja sama yang baik,” kata Yasip Khasani saat membuka Jambore PKK Kota Salatiga di Kayu Arum Resort Kota Salatiga, Rabu (28/8).
Arahan tersebut disampaikan kepada Kader PKK yang berasal dari 23 kelurahan di Kota Salatiga. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Tim Pengerak PKK Kota Salatiga Anita Nofiana yang merupakan istri Pj Wali Kota Salatiga Yasip Khasani.
Lebih jauh Yasip menyampaikan, kader PKK Kota Salatiga diharapkan bisa menjadi ujung tombak dalam mendeteksi kesehatan ibu anak terkait persoalan stunting.
Hal ini penting dilakukan, karena deteksi dini terhadap stunting dan upaya pencegahan terhadap hal tersebut bisa dilakukan sejak dini.
Dalam setiap kegiatan Posyandu, Yasip juga mengingatkan bahwa kader PKK juga harus hadir disana. Sehingga kesehatan ibu anak bisa dilihat sehingga semua potensi munculnya stunting bisa terdeteksi sejak awal.
“Beberapa waktu lalu, Saya sudah menyiapkan dan kerja sama dengan dokter spesialis anak untuk secara khusus melakukan identifikasi dan diagnosa terhadap balita stunting. Selain itu, pemantauan dan upaya pencegahan stunting dimulai dari ibu hamil,” ucap dia.
Sementara itu, Ketua Tim Pengerak PKK Kota Salatiga Anita Nofiana menyebut bahwa kegiatan Jambore PKK ini bertujuan untuk ikut menyukseskan pembangunan dan meningkatkan kapasitas kader PKK sebagai individu sehingga punya peran lebih di masyarakat.
“Kita juga akan mempererat silaturahmi di Jambore ini dan semoga bermanfaat untuk Salatiga,” imbuhnya. (AK) []















