Bawaslu Kota Semarang Temukan 5.448 Pemilih Alamat RT 0 RW 0

oleh
bawaslu semarang awasi coklit
Jajaran pengawas Bawaslu Kota Semarang melakukan pengawasan Coklit di wilayah Sendangmulyo, Tembalang. (Foto: Bawaslu Kosem)

SemarangINFOPlus. Bawaslu Kota Semarang temukan data pemilih dengan alamat RT 0 RW 0. Temuan tersebut tersebar di sejumlah kecamatan di Kota Semarang.

Bawaslu Kota Semarang membeber hasil pengawasan pencocokan dan penelitian (Coklit) yang dilakukan oleh Panwaslu Kecamatan se-Kota Semarang dalam tahapan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih pada Pilkada serentak 2024.

Coklit telah dilaksanakan petugas Pantarlih mulai 24 Juni – 24 Juli 2024. Tujuannya, untuk memastikan hak pilih setiap warga negara yang memenuhi syarat menjadi pemilih.

Ketua Bawaslu Kota Semarang Arief Rahman mengungkapkan pengawasan Coklit dilakukan secara menyeluruh karena hasil coklit menjadi sumber data yang akan dimutakhirkan sebelum nantinya ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT).

INFO lain :  KAI Daop 4 Semarang Tanam Rumput Akar Wangi di Jalur Kereta Api Potensi Longsor

Untuk memaksimalkan kerja pengawasan Coklit, Bawaslu menggunakan dua metode, yakni pengawasan melekat dan uji petik.

“Dua metode ini dilakukan dengan cara yang berbeda. Pengawasan melekat dilakukan dengan melakukan pengawasan secara langsung melekat pada saat Pantarlih melakukan pencocokan dan penelitian. Sedangkan uji petik, Panwaslu Kelurahan mendatangi langsung kepada masyarakat untuk mengetahui apakah Pantarlih telah melakukan coklit serta menanyakan kesesuaian prosedur dan tata cara yang berlaku.” beber dia, Sabtu (27/7).

Selama masa Coklit, jajaran Pengawas telah melaksanakan pengawasan melekat terhadap 10.603 KK dan 36.085 KK melalui uji petik.

INFO lain :  Ketua PGRI Purbalingga dan Mantan Wagub Jateng Disemprit Panwas

Tercatat masih ditemukan petugas Pantarlih yang tidak melakukan coklit secara langsung. Hal ini terjadi di Kecamatan Gajahmungkur, sebanyak tiga pemilih dalam 2 KK tidak dilakukan coklit secara langsung. Selain itu, masih ditemukan dua Pantarlih yang tidak menuliskan nama pemilih pada stiker coklit.

Bawaslu juga menyoroti terkait pemilih yang TPS-nya masih relatif jauh dari  tempat tinggal.

“Kami juga masih menemukan sebanyak 100 pemilih di Kecamatan Mijen yang jarak TPS dengan tempat tinggal pemilih masih relatif jauh, yaitu kurang lebih sejauh 2 Km.” terangnya.

INFO lain :  Bawaslu Cilacap Sebut DPT Pemilu 2019 Masih Bermasalah

Tidak berbeda dengan Pemilu 2024, Bawaslu Kota Semarang juga masih menemukan ribuan pemilih dengan alamat RT 0 RW 0. Jika ditotal secara keseluruhan, jumlahnya mencapai 5.448 pemilih.

“Jumlah 5.448 pemilih ini tersebar di beberapa kecamatan seperti di Kecamatan Pedurungan, ada sejumlah 1.718 pemilih dengan RT 0 RW0, Kecamatan Tembalang sejumlah 1.492 pemilih, dan masih ada di kecamatan lainnya. Ini perlu perhatian khusus dan serius. Prinsip data pemilih ini harus valid. Jadi temuan seperti ini harus benar-benar divalidasi.” tegasnya.