Truk Muat Kayu Terguling di Perbatasan Semarang, Sopir Diduga Mengantuk

oleh
truk terguling semarangn
Petugas gabungan berusaha mengevakuasi truk dan membersihkan tumpahan solar usai truk muatan kayu terguling di perbatasan Kota Semarang dan Kabupaten Semarang. (Foto: Mh)

UngaranINFOPlus. Kecelakaan tunggal terjadi di perbatasan Kabupaten Semarang dan Kota Semarang, Kamis (4/7) pagi. Truk muatan kayu dari Kebumen menuju Kota Semarang terguling usai menabrak pembatas jalan.

Truk terguling di Jalan Diponegoro, Ungaran, Kabupaten Semarang sekira pukul 05.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Kejadian terjadi tepatnya mendekati perbatasan Semarang dan Ungaran, Kabupaten Semarang, di depan Kantor Perbekalan dan Angkutan Kodam IV/Diponegoro, masih masuk wilayah Kabupaten Semarang. Tidak ada korban dalam kejadian yang terjadi sekitar pukul 05.30 WIB itu.” ungkap Kasat Lantas Polres Semarang AKP Arpan dalam keterangannya kepada awak media.

Informasi yang dikumpulkan, truk dengan nopol R 1316 NE ini dikemudikan oleh Suwarno (34) warga Kabupaten Kebumen. Truk tersebut berangkat dari Kebumen dengan muatan balok kayu mahoni dan kayu Mangga. Muatan kayu akan dikirim ke daerah Semarang Barat, Kota Semarang.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Semarang, Ipda Handriyani menambahkan, dari hasil pemeriksaan, Suwarno mengaku mengantuk sebelum truk yang dibawanya menabrak beton pembatas jalan.

“Menurut keterangan pengemudi truk, ia mengantuk saat mengemudikan truk. Sampai di lokasi kejadian tidak menyadari bahwa ada pembatas jalan, sehingga bagian kanan depan truk menabrak pembatas jalan dan terguling. Sedangkan muatan menutup seluruh badan jalan dari arah Solo Ke Semarang.” beber dia.

Sementara itu, akibat kecelakaan tunggal ini jalur dari arah Solo/Yogyakarta menuju Kota Semarang macet lantaran jalan terhalang puluhan balok kayu. Guna mengurai kemacetan, personel Satlantas Polres Semarang dipimpin Kaur Bin Ops Iptu Sutarto melakukan rekayas lalu lintas.

Rekayasa lalu lintas dengan menerapkan contra flow. Satu lajur dari arah utara ke selatan atau dari Kota Semarang menuju Solo/Yogyakarta digunakan untuk kendaraan dari arah sebaliknya.

“Sekitar pukul 08.00 WIB truk yang mengalami laka tunggal sudah bisa dievakuasi dan jalur utama kembali normal. Kami juga berkoordinasi dengan pihak BPBD Kabupaten Semarang untuk mendatangkan satu unit truk tangki guna menyemprot tumpahan solar dari truk tersebut.” ujar Handriyani.

Dalam kesempatan tersebut, Satlantas Polres Semarang menyampaikan bahwa fisik prima dari sopir sangat diperlukan dalam berkendara yang aman dan terhindar kecelakaan. Pengendara, baik roda 2, roda 4 atau lebih, diimbau untuk beristrahat di lokasi aman jika kebugarannya menurun ataupun mengantuk. (Mh) []