“Mas Yoyok harus mengambil peluang, karena mayoritas masyarakat Kota Semarang beragama Islam ya. Dan saya lihat Mas Yoyok melakukan salat Jumat keliling ya, apalagi menjadi pemilik PSIS Semarang cukup menjadi modal dikenal oleh kalangan umum,” tambahnya. .
Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Soegijapranata (Unika) Semarang, Andreas Pandiangan menyebut Yoyok Sukawi berpeluang akan mengganggu petahana pada Pilkada 2024 mendatang.
“Pak Yoyok harus berkoalisi, dan akan menjadi pengganggu petahana. Pak Yoyok punya kekuatan dari Pileg kemarin, karena itu adalah pemilih real,” ujar Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi FHK Soegijapranata ini. []
















