Semarang – INFOPlus. Pemkot Semarang menyerahkan santunan kematian bagi warga miskin dan bantuan langsung tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) bagi buruh rokok, Jumat (31/5).
Penyerahan santunan kematian bagi warga miskin dan BLT DBHCHT untuk buruh rokok ini dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu di ruang Lokakrida, Gedung Moch Ihsan lantai VIII, kompleks Balai Kota Semarang.
Total ada 89 warga miskin yang menerima santunan kematian dari Dinas Sosial, di mana masing-masing mendapat sebesar Rp 3 juta. Dan untuk buruh rokok yang menerima BLT DBHCHT ada 1.760 orang, sebesar Rp 600 ribu per penerima BLT.
“Ini perwakilan dan nanti akan ada penyerahan di masing-masing perusahan atau pabrik. Ini diharapkan dapat membantu keluarga yang ditinggalkan, dan memang tidak bisa menggantikan nilai atas kehilangan keluarga yang meninggal dunia. Tapi ini satu bentuk atensi atau perhatian dari Pemkot Semarang kepada warganya,” kata Mbak Ita, sapaan Wali Kota Semarang.
Mbak Ita juga berharap dengan adanya program ini bisa membantu meringankan beban para buruh rokok di Kota Semarang. Ke depan, ia memastikan bakal gencar melakukan kegiatan Pasar Murah lewat Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman) di perusahaan.
Upaya tersebut sebagai wujud komitmen Pemkot Semarang dalam menyejahterakan buruh. Selain itu juga diharapkan program-program ketahanan pangan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat Kota Semarang.
“Nanti di setiap pabrik kita siapkan. Dengan demikian bisa membantu untuk memenuhi kebutuhan pokok pekerja, sehingga bisa membantu masyarakat untuk dapat sejahtera,” imbuh Mbak Ita. []












