Bali-INFOPlus. Pemerintah dan Masyarakat tampaknya harus serius mencermati dan berusaha dengan keras agar kasus bunuh diri tidak terus terjadi. Hal ini karena kasus bunuh diri masih terus terjadi. Seperti yang baru saja terjadi 2 remaja kakak beradik tewas bunuh diri. Tragis dan mengenaskan 2 remaja harus tewas usai loncat dari jembatan Tukad Bakung di Bali. Kakak beradik ini melakukan aksi bunuh diri dengan meloncat dari atas Jembatan Tukad Bangkung di Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali. Dua jasad kakak beradik itu telah dievakuasi ke Puskesmas Petang.
“Polisi bareng beberapa warga turun evakuasi. Cukup sulit memang,” kata Perbekel Desa Pelaga I Made Ordin saat dihubungi, dilansir detikBali, Minggu (26/5/2024) malam.
Ordin mengatakan awalnya mendapatkan informasi dari warga yang menyebutkan dua orang terjun dari atas jembatan setinggi sekitar 70 meter lebih itu pada Minggu (26/5) sore. Dua orang tersebut terdiri dari lelaki berusia 23 tahun dan seorang anak yang diperkirakan masih balita.
Lalu, warga menemukan satu motor tanpa pelat nomor yang diduga milik lelaki tersebut. Motor itu terparkir dekat jembatan penghubung Badung dengan Kintamani, Bangli.
Kapolsek Petang AKP I Dewa Ketut Suriyawan membenarkan kejadian itu.
“Kami sedang dalami. Kami sedang melaporkan ke Kapolres. Nanti akan kami sampaikan,” kata Suriyawan. (Ts)
—————————————————————————————————
Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
—————————————————————————————————
Sumber rujukan berita & Foto : DetikNews












