Pemkot Semarang Buat Sistem Terintegrasi Penanganan Banjir dan Penataan Permukiman

oleh
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu. (Foto: Dok)
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu. (Foto: Dok)

Selanjutnya, pihaknya juga akan melakukan pengembangan sistem wasdal (pengawasan dan pengendalian) sampah.

“Hasil tinjauan beberapa waktu lalu ditemukan banyaknya sampah-sampah menumpuk dan masuk kerumah pompa, sehingga menghambat air untuk dipompa ditarik ke sungai. Nah ini juga harus ada terintegrasi juga,” tuturnya.

Pemkot akan menambah CCTV di lokasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) serta mengembangkan sistem tracking truk pengambil sampah.

INFO lain :  Pemkot Semarang Terapkan Program Mudik Lebaran Minim Sampah

“Untuk DLH kami beri masukan agar ada peremajaan Kontainer dan truk sampah. Kalau truk sudah jelek kan bisa karoseri. Tetapi tetap harus melakukan pendataan pendataan lagi,” imbuh dia.

INFO lain :  Otak Perampokan PT Trical Langgeng Jaya Orang Dalam

Terakhir, imbuh Mbak Ita, Pemkot Semarang akan membuat blue print irigasi. Blue print ini akan berisi masterplan saluran dan jalan serta tata kota Semarang.

INFO lain :  Kasus Penipuan CPNS Rp 4,9 Miliar di Semarang Segera Diajukan ke Persidangan

“Kita lakukan agar terintegrasi agar teman-teman dinas tidak berjalan sendiri sendiri.” (Ags/Mw)