Pemkot Semarang dan BI Gelar Gerakan Pangan Murah dan Bazar Ramadan, Catat Tanggalnya

oleh
Pemkot Semarang dan BI Jateng berkolaborasi gelar GPM dan Bazar Ramadan. (Foto: Dok)

Terpisah, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra mengatakan, Program Gerakan Pangan Murah (GPM) memberikan intervensi luar biasa. Bahkan ikut berkontribusi dalam penurunan harga beras yang belakangan sangat tinggi dan menyumbang inflasi Jawa Tengah.

“Di Kota Semarang akan ada GPM yang terpusat di Balai Kota. Selain ada stand Pak Rahman, ada juga penjualan cashless untuk pembelian cabai 250 gram seharga Rp 5.000 dengan pembayaran QRIS,” katanya.

Sejumlah komoditas dijual dalam program GPM ini termasuk juga komoditas beras yang harganya masih tinggi. GPM sekaligus menjadi penguatan sinergi bersama, dalam rangka mengendalikan inflasi yang diakibatkan kenaikan harga komoditas pangan

INFO lain :  2 Anak Semarang Hanyut di Sungai, Mbak Ita: Masyarakat Turut Awasi Anak-anak
INFO lain :  Mbak Ita Ingin Sejarah Islam di Semarang Lebih Dikenalkan ke Generasi Muda

“BI bersama dengan TPID menggelar GPM di sejumlah wilayah untuk menekan harga beras di pasaran dan bisa dirasakan hasilnya mulai terlihat ada penurunan,” ujar Rahmat dalam media briefing di Rumah Jabatan, Selasa 26 Maret 2024.

Sinergi antara TPID Jateng dan Bank Indonesia Jawa Tengah termasuk dengan Pemkot Semarang ini diharapkan membawa hasil positif terhadap harga sejumlah komoditas.

INFO lain :  Mbak Ita Dorong Ormas Perkuat Sinergitas untuk Pembangunan Kota Semarang

“Sudah mulai terlihat penurunannya yang bisa dirasakan, kami optimistis menjelang Lebaran harga beras sudah stabil dan terjangkau apalagi sudah mulai panen raya di beberapa wilayah,” imbuh Rahmat. (Ags/Mw)