Sampaikan LKPJ di DPRD, Mbak Ita Paparkan Keberhasilan Pemkot Semarang

oleh
Rapat Paripurna DPRD mendengarkan LKPJ Wali Kota Semarang. (Foto: Dok)

Termasuk program pendampingan calon pengantin melalui program Tugu Muda (Calon Pengantin Bugar Produktif Menuju Keluarga Idaman), Edukasi dan Aksi Bergizi di lingkungan sekolah melalui program Piterpan (Pelayanan Dan Edukasi Kesehatan Terpadu Pelajar Kota Semarang).

Penanganan stunting juga dilakukan dengan melibatkan milenial dalam penanganan stunting melalui program Melon Musk (Milenial bergerak bersama Menuntaskan Stunting di Kota Semarang).

“Serangkaian inovasi dan upaya tersebut harapannya dapat terus menekan angka stunting menuju zero stunting di akhir 2024,” sebutnya.

Tak hanya itu, Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kota Semarang terus mengalami peningkatan. Bahkan, Semarang berada di atas LPE Jawa Tengah bahkan Nasional.

INFO lain :  Camat Mijen Semarang Diduga Pungli Retribusi Parkir Sirkuit

Pertumbuhan ekonomi ini juga sejalan dengan peningkatan investasi di Kota Semarang, di mana nilai investasi tahun 2023 mencapai Rp 27,2 triliun, berhasil melebihi target sebesar Rp 25,6 triliun atau naik 105,92 persen.

“Alhamdulillah, kerja keras, kebersamaan dan kesengkuyungan semua pihak membuahkan hasil dengan diterimanya penghargaan tingkat nasional dan regional selama tahun 2023,” katanya.

Yang paling membanggakan, lanjut Mbak Ita, penghargaan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah terbaik se-Indonesia dengan Status Kinerja Tinggi berdasarkan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD). Serta deretan penghargaan lainnya baik dibidang lingkungan, pembangunan daerah, hingga penganugerahan Kota Layak Anak kategori Utama oleh Kemen PPPA RI.

INFO lain :  ​Vonis Achmad Marzuqi, Hak Politik Bupati Jepara Turut Dicabut

“Dari yang saya paparkan, ada beberapa capaian-capaian yang sudah diselesaikan dan belum sesuai RPJMD Kota Semarang tahun 2021-2026,” sambung dia.

Ditambahkan, dari lima misi ada satu misi yang telah diselesaikan, yaitu misi kelima Reformasi Birokrasi.

“Karena itu tidak menyangkut dengan proyek, atau sebagainya tapi lebih ke regulasi saja. Termasuk yang omnibus law, reformasi birokrasi itu salah satunya ada di situ,” kata dia.

Sedangkan keempat visi misi lainnya masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkot Semarang.

INFO lain :  PPHP E-Mading Kendal Akui Dipaksa PPTK

“Yang pasti kami mohon support untuk menuntaskan visi misi kami sampai 2025. Sehingga PR yang ada dari misi pertama hingga keempat ini harus didukung oleh semua pihak,” kata dia.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman mengapresiasi penghargaan yang telah diraih Pemkot Semarang.

“Secara objektif saya melihat, memang banyak penghargaan yang didapat (Pemkot Semarang). Kami selaku mitra lembaga yang ada di legislatif memberikan apresiasi kepada Pemkot Semarang,” kata Pilus sapaan akrabnya.