Harga Kebutuhan Pokok Naik, Wali Kota Semarang: Masyarakat Jangan Panic Buying

oleh
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat menyerahkan bakti sosial sembako kepada warga untuk memperingati Hari Raya Imlek di Sam Poo Kong Semarang, Kamis (22/2). Mbak Ita, sapaan wali kota, minta masyarakat tidak panic buying atas kenaikan harga kebutuhan pokok, khususnya beras

Mbak Ita tidak ingin harga bahan pokok mengalami kenaikan saat Ramadan dan Lebaran nanti.

“Bulan depan puasa. Harus betul-betul dijaga. Minggu depan, kami akan ajak teman-teman OPD untuk rapat terkait pengendalian inflasi,” tuturnya.

Sebagai informasi, harga kebutuhan pokok di Kota Semarang terus melambung. Dari pantauan yang dilakukan di beberapa pasar tradisional, kebutuhan pangan, khususnya beras, harganya jauh di atas harga eceran tertinggi (HET).

INFO lain :  Pemkot Semarang dan Bank Indonesia Resmikan Kios Pandawa Kita, Upaya Tekan Inflasi

HET beras premium saat ini masih tetap, yakni Rp 69.500 per 5 Kg atau Rp 13.900/Kg. Namun di lapangan, pada Kamis (22/2) harga beras premium mencapai Rp 16.590/Kg sampai Rp 17.000/Kg.

INFO lain :  Angkut 16 Orang, Kapal Motor Sanjaya Hilang

Sedangkan beras medium di kisaran Rp 15 ribu/Kg sampai Rp 16.000/Kg. Kenaikan juga terjadi di komoditi cabai merah yang mencapai harga Rp 90.000/Kg. Sedangkan harga telur ayam mencapai Rp 29.000/Kg sampai Rp 30.000/Kg. (Ags/Mw)