Hilang 4 Hari di Sungai Kedu, Warga Bulu Temanggung Ditemukan Meninggal

oleh
Tim SAR gabungan evakuasi jenazah warga Temanggung yang sebelumnya dilaporkan hilang di Sungai Kedu. (Foto: SAR Semarang)

Temanggung – INFOPlus. Seorang warga Temanggung dilaporkan hilang di sekitar Sungai Kedu. Hilang selama 4 hari, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kantor SAR Semarang menerima laporan orang hilang di sekitar Sungai Kedu, Temanggung, Sabtu (27/1). Korban hilang diketahui bernama Suman (51) warga Desa Gondosuli, Kecamatan Bulu, Temanggung. Dilaporkan hilang sejak Selasa (23/1).

Kepala Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Budiono mengungkapkan berdasarkan informasi dari BPBD Temanggung, korban sebenarnya sudah dicari keberadaannya oleh tim SAR gabungan dan warga sekitar di sepanjang Sungai Kedu sejak empat hari lalu. Hanya saja korban tak juga ditemukan.

INFO lain :  Nelayan Pencari Ubur-Ubur Hilang di Perairan Bunton Cilacap

“Korban baru dilaporkan hilang ke kami pada Sabtu pagi tadi dan langsung kami lakukan pencarian bersama tim SAR gabungan lainnya,” ujar dia.

Tim rescue dari Basarnas Pos SAR Wonosobo yang ditugaskan oleh Budiono langsung bergabung dengan tim SAR lainnya untuk melakukan pencarian di sepanjang Sungai Kedu.

Tim SAR sendiri dibagi menjadi tiga search n rescue unit (SRU) untuk melakukan pencarian. SRU 1 melakukan penyisiran di Sungai Kedu dari Jembatan Krasak ke arah barat daya sekira 3 Km. SRU 2 dari Jembatan Tegallurung ke arah barat daya dengan jarak sekitar 5 Km dan SRU 3 melakukan patroli mobile dan monitoring debit air sungai.

INFO lain :  Ibu Afrika Jatuh ke Selokan Sidorejo Boyolali Ditemukan Meninggal

Akhirnya setelah dilakukan pencarian secara intensif, pada pukul 11.30 WIB korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Ditemukan di pinggir Sungai Kedu, berjarak sekitar 2 Km dari lokasi awal kejadian hilang.

“Korban ditemukan tersangkut di pinggir sungai dalam keadaan meninggal dunia oleh warga dan SAR gabungan di SRU 1. selanjutnya korban dibawa menuju RSUD Djojonegoro Temanggung untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar dia.

INFO lain :  Anak Afrika Asal Boyolali Meninggal Tenggelam di Selokan

Atas temuan tersebut, operasi SAR akhirnya ditutup. Semuan potensi SAR kembali ke satuan dan induk organisasi masing-masing.

“Dan terimakasih banyak kepada tim SAR gabungan yang sudah bekerja keras untuk dapat menemukan Pak Suman, semoga tidak ada kejadian serupa lagi di sekitar kita,” pungkas Budiono. (Ags/Mw)