Semarang – INFOPlus. Diduga Konsleting Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di Jalan Prof Sudarto atau di Universitas Diponegoro (Undip) Kecamatan Tembalang, Kota Semarang terbakar Rabu (10/1) siang. Kejadian sempat membuat panik dan pelanggan lari berhamburan.
Dari pantauan lokasi, terlihat pom bensin tersebut kini digaris polisi. Area sekitar POM bensin juga terlihat dipenuhi bubuk berwarna pink yang berasal dari alat pemadam milik SPBU tersebut.
Lokasi SPBU tersebut sedikit berantakan pada bagian mesin operator BBM. Setidaknya ada enam mesin pengisi bensin, dan lima mesin di antaranya rusak berantakan. Ada juga satu motor di lokasi tersebut yang lusuh akibat debu dari dampak kebakaran ini.
Saat ini, petugas damkar, polisi berserta tim Inafis tengah melakukan olah TKP. Warga yang berkumpul di sekitar lokasi menyatakan sempat ada ledakan di SPBU tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Tembalang Iptu Muhlisin mengatakan, kebakaran bermula dari adanya mesin operator pengisian BBM yang diduga konsleting.
“Awalnya ada konsleting di mesin operator, meledak mesin operatornya, ini masih proses penyelidikan seperti apanya nanti menunggu labfor,” ujar Muklisin saat berada dilokasi kejadian.
Untuk mendalami kejadian tersebut, pihak kepolisian memeriksa dua orang karyawan dan operator yang mengetahui kejadian ledakan di POM Undip Semarang.
“Sementara dua orang saksi yang kami mintai keterangan yaitu karyawan dan operator,” terang Muhlisin.
Dia menyebut tak ada korban dalam kejadian tersebut. Sepeda motor yang sempat tergeletak di dekat mesin pompa bensin juga tidak terbakar.
“Enggak ada yang terbakar, mungkin kerugiannya Rp 300 juta,” pungkasnya. (Mh/Mw)












