Semarang – INFOPlus. Seorang anak dilaporkan hilang hanyut di Kali Kagok, Kelurahan Wonotingal, Candisari, Kota Semarang. Hingga saat ini masih dalam proses pencarian tim SAR gabungan.
Korban diketahui bernama Muhammad Nur Alif Purnomo (9), warga Pasar Kagok RT 08 RW 05 Kelurahan Wonotingal, Kecamatan Candisari, Kota Semarang. Hilang di Kali Kagok saat hujan deras mengguyur pada Kamis (11/1) sekira pukul 15.30 WIB.
Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto menjelaskan, saat itu sekira pukul 14.30 WIB korban dan beberapa teman sebayanya sedang bermain perosotan di saluran air dekat rumahnya.
Kondisi saluran sedang penuh dengan air deras setelah turun hujan. Diduga korban tak dapat berenang hingga menyebabkannya terseret arus. Warga sekitar sempat mendengar teriakan minta tolong dari rekan korban. Namun nahas korban hanyut, terlanjur terbawa arus.
Menyikapi kejadian tersebut, Kantor SAR Semarang mengirimkan satu tim rescue guna melakukan pencarian korban.
“Satu tim rescue kami turunkan di lokasi kejadian untuk melaksanakan pencarian korban. Tim pencarian dibagi menjadi 3 dengan metode susur sungai,” kata dia, Jumat (12/1).
Tim 1, lanjut Heru, melaksanakan pencarian dari atas ke bawah, Sungai Stom hingga Sungai Mrican. Tim 2 mencari dari bawah ke atas, Sungai Mrican menuju Sungai Kagok. Dan Tim 3 melakukan pencarian di sekiar jembatan Sungai Mrican Lamper.
“Lebar sungai bervariasi dari 4 sampai 6 meter dan kedalaman bervariasi antara 50 Cm hingga 3 meter,” sebutnya.
Hari pertama pencarian, korban belum ditemukan. Dan di hari kedua, tim SAR gabungan masih mengupayakan pencarian, bahkan memperluas area hingga jembatan Tanggul Indah.
“Semoga korban lekas ditemukan oleh tim SAR gabungan,” tutup Heru. (Ags/Mw)











