Pemancing Desa Mlale Sragen Tewas Tenggelam di DAS Bengawan Solo

oleh
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah pemancing Desa Mlale yang tewas tenggelam di DAS Bengawan Solo, Sragen. (Foto: Ist)

Sragen – INFOPlus. Seorang pemancing asal Desa Mlale, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, tenggelam di sungai. Korban ditemukan tewas di daerah aliran sungai (DAS) Bengawan Solo, Sabtu (18/11)

Korban diketahui beridentitas Sriyono (38), warga Dukuh Mojopahit, Desa Mlale Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen. Tenggelam di sungai saat mancing ikan pada Kamis (16/11).

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto menceritakan kronologi kejadian yang menimpa korban. Di hari nahas itu, korban bersama empat rekannya mancing di sungai di wilayah Desa Mlale.

“Sekitar pukul 20.30 WIB korban terpeleset dan terbawa arus. Temannya berusaha untuk menolong namun karena arus sungai deras sehingga korban tidak tertolong akhirnya tenggelam,” beber dia.

Menindaklanjuti informasi orang tenggelam, tim SAR gabungan dikerahkan untuk mencari korban. Penyusuran dilakukan di sepanjang sungai yang menjadi salah satu DAS Bengawan Solo tersebut.

“Kedalaman sungai DAS Bengawan Solo sekitar delapan meter, lebar mencapai 20 meter,” ujarnya.

Upaya pencarian tim SAR gabungan dilakukan dengan metode penyisiran dengan perahu karet dari titik lokasi kejadian arah utara dan penyelaman di sekitar lokasi kejadian. Tiga hari pencarian, korban akhirnya ditemukan.

“Setelah upaya pencarian oleh tim SAR gabungan, korban berhasil ditemukan ke arah utara. Jarak dari tempat kejadian kurang lebih 200 meter dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah korban dibawa ke rumah duka,” kata Heru

“Terima kasih atas pelaksanaan operasinya, selanjutnya tim yang terlibat kembali kesatuannya masing-masing,” imbuh dia. (Ags/Mw)