Mbak Ita Imbau Masyarakat Kota Semarang Waspadai Penyakit di Musim Pancaroba

oleh
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita mengimbau masyarakat jaga kesehatan mengantisipasi munculnya penyakit di masa pancaroba. (Foto: Ist)

Semarang – INFOPlus. Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi dan kesehatan agar tidak mudah sakit di musim pancaroba, peralihan dari kemarau ke hujan.

“Memasuki masa peralihan dari kemarau ke musim hujan, kami mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan dan kondisi tubuh. Biasanya di masa ini memang daya tahan tubuh agak menurun, maka harus benar-benar dijaga kesehatannya,” ujar Mbak Ita, sapaan akrabnya di Balai Kota Semarang, Jumat (17/11).

Seperti diketahui, masa pancaroba dari kemarau ke hujan biasanya ditandai dengan cuaca yang tidak menentu, seperti angin yang bertiup sangat kencang dan diikuti curah hujan yang relatif tinggi.

Masyarakat Kota Semarang, lanjut Mbak Ita, harus mulai menjaga kesehatan tubuh. Hal ini karena akan banyak penyakit yang menyerang di masa pancaroba ini.

“Ada beberapa ancaman penyakit di masa pancaroba, mulai dari diare, demam berdarah, flu, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan sebagainya. Setiap tahunnya masa pancaroba pasti terjadi dan kami melalui Dinas Kesehatan sudah menyiapkan langkah dan penanganannya dengan menyiapkan segala sesuatunya, termasuk obat-obatan di puskesmas maupun rumah sakit,” beber dia.

“Karena banyak genangan setelah hujan, maka penyakit yang sering terjadi yakni diare dan leptospirosis. Ini biasanya karena sanitasi yang kotor,” sambungnya.

Selanjutnya, Demam Berdarah Dengue (DBD) juga harus diantisipasi, karena saat hujan akan banyak air menggenang di kolam, pot bunga maupun benda lain yang bisa jadi tampungan air hujan.

“Sehingga melalui PKK kami giatkan PJN (Pemberantasan Jentik Nyamuk) dan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk). Tentunya masyarakat juga harus rajin membersihkan genangan air untuk mencegah penyakit-penyakit itu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M Abdul Hakam mengatakan di masa pancaroba, kebanyakan respon tubuh akan mengalami perubahan, yakni menurunnya imun tubuh. Hal ini berpotensi terjadinya infeksi atau penyakit lain karena respon tubuh dalam menghadapi perubahan cuaca yang terjadi.

Hakam menyebut ada beberapa penyakit yang sering ditemui saat masa pancaroba. “Yang pertama yakni demam berdarah, ada juga ISPA seperti bronkitis, pilek, influenza dan batuk,” ujar dia.

Selain itu, penyakit yang perlu diwaspadai yakni diare. Diare terjadi karena infeksi virus atau bakteri di usus besar yang berasal dari makanan atau minuman yang dikonsumsi. Menurutnya, upaya pencegahan yang harus dilakukan masyarakat yakni dengan menerapkan perilaku hidup sehat.