Kota Semarang Mulai Diguyur Hujan

oleh
Ilustrasi hujan. Kota Semarang mulai diguyur hujan deras, Jumat (13/10) malam. (Foto: Gus Djoyo)

Semarang – INFOPlus. Kemarau panjang mulai menunjukkan tanda-tanda berakhir. Di Kota Semarang, hujan mulai mengguyur secara merata dalam kurun waktu cukup lama.

Hujan deras perdana mengguyur Kota Semarang pada Jumat (13/10) malam. Tak hanya turun dengan intensitas tinggi, hujan juga berlangsung selama sekitar dua jam, mulai sekira pukul 22.00 WIB.

Pantauan di lapangan, hujan sangat deras dirasakan di wilayah Kedungmundu. Saking derasnya, jarak pandang menjadi terbatas. Kondisi tersebut membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintasi Jalan Kedungmundu Raya.

“Kemarin-kemarin memang sudah mulai hujan, tapi sekadar gerimis dan singkat. Tadi malam sangat lebat, membuat kami yang sedang naik motor harus pelan karena pandangan tertutup derasnya hujan,” beber Gia Yussi, warga Ketileng, Sabtu (14/10).

INFO lain :  Kapten Kapal MD Tenggelam

Di sisi lain, berkah hujan ini juga membuat warga bahagia, setelah cukup lama tak merasakan guyuran air dari langit. Bahkan warga bisa merasakan sejuknya cuaca sepanjang malam.

“Alhamdulillah akhirnya hujan deras. Setidaknya bisa menjadi penyejuk di saat Kota Semarang sangat panas. Di wilayah kami bisa dikatakan ini menjadi hujan deras pertama,” ungkap Purnomo, Ketua RT 09 RW II, Kelurahan Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang

INFO lain :  Terungkap di Sidang Korupsi Bank Salatiga, Walikota Minta Jatah Lewat Pengacara Sri Mulyono

Sebelumnya, Pemerintah Kota Semarang yang dipimpin Wali Kota, Hevearita Gunaryanti Rahayu memang mengajak masyarakat berdoa agar Tuhan memberikan berkah hujan.

Hal ini sebagai upaya untuk mempercepat proses pemadaman kebakaran di TPA Jatibarang. Sekaligus diharapkan bisa mengakhiri kemarau panjang yang terjadi di Kota Semarang.

Bahkan Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu bersama warga muslim di Kecamatan Mijen juga menggelar Salat Istiska di Lapangan Kedungpane, Kecamatan Mijen, Rabu (11/10).

“Tentu salah satu upaya kami yaitu berdoa dan ikhtiar agar bisa segera diberi hujan. Dan kami mengajak para kiai dan alim ulama, serta masyarakat umum, bersama kita berdoa memohon kepada Allah agar bisa segera diberi keberkahan dengan turunnya hujan,” tuturnya.

INFO lain :  3 Tempat Karaoke di Kawasan Sunan Kuning Semarang Disegel

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Jateng, Sukasno mengatakan secara umum musim penghujan di wilayah Jateng dimulai bulan November. Meski begitu, ada beberapa wilayah yang lebih awal hujan, turun di Oktober.

“Jadi ada yang di bulan Oktober, ada yang di bulan November, dan ada yang di bulan Desember,” kata dia di kantornya di Semarang belum lama ini. (Ags/Mw)