“Kemudian mereka menjadi tulang punggung keluarganya, karena mohon maaf siswanya dari keluarga yang tidak mampu. Maka angka kemiskinan bisa kita tekan sistematis dari mulai pendidikan,” imbuh dia.
SMKN Jateng sendiri digagas Ganjar sejak 2014. Sekolah ini pertama berdiri di Purbalingga, Semarang, dan Pati untuk siswa dari keluarga tidak mampu. Tingkat serapan di lapangan kerja dari lulusannya pun tinggi.
Pemprov Jateng terus membuka lebar akses pendidikan gratis dengan menambah 15 SMKN Jawa Tengah semi boarding yang tersebar di berbagai kabupaten kota.
Ke-15 sekolah tersebut antara lain SMKN 1 Demak, SMKN 2 Rembang, SMKN 1 Wirosari Grobogan, SMKN 1 Jepon Blora, SMKN 1 Tulung Klaten, dan SMKN 1 Kedawung Sragen.
Kemudian, SMKN 2 Wonogiri, SMKN 1 Purworejo, SMKN 2 Wonosobo, SMKN 1 Punggelan Banjarnegara, SMKN 1 Alian Kebumen, SMKN 2 Cilacap, SMKN 1 Kalibagor Banyumas, SMKN 1 Tonjong Brebes, dan SMKN 1 Randudongkal Pemalang. (Ags/Mw)














