Jokowi Melihat dari Dekat SMKN Jateng di Semarang: Solusi Penanganan Kemiskinan

oleh
Presiden Jokowi didampingi Gubernur Ganjar Pranowo memberi keterangan pers usai kunjungi SMKN Jateng di Semarang. (Foto: Humas Pemprov Jateng)

“Kemudian mereka menjadi tulang punggung keluarganya, karena mohon maaf siswanya dari keluarga yang tidak mampu. Maka angka kemiskinan bisa kita tekan sistematis dari mulai pendidikan,” imbuh dia.

SMKN Jateng sendiri digagas Ganjar sejak 2014. Sekolah ini pertama berdiri di Purbalingga, Semarang, dan Pati untuk siswa dari keluarga tidak mampu. Tingkat serapan di lapangan kerja dari lulusannya pun tinggi.

Pemprov Jateng terus membuka lebar akses pendidikan gratis dengan menambah 15 SMKN Jawa Tengah semi boarding yang tersebar di berbagai kabupaten kota.

INFO lain :  Pemprov Jateng Libatkan Polisi dan Jaksa Pencegahan Korupsi Tak Bikin Ribut
INFO lain :  51 Narapidana Lapas Kelas 1 Semarang dapat Asimilasi

Ke-15 sekolah tersebut antara lain SMKN 1 Demak, SMKN 2 Rembang, SMKN 1 Wirosari Grobogan, SMKN 1 Jepon Blora, SMKN 1 Tulung Klaten, dan SMKN 1 Kedawung Sragen.

INFO lain :  Pegawai Pemkot Semarang Wajib Naik Transportasi Umum Setiap Selasa

Kemudian, SMKN 2 Wonogiri, SMKN 1 Purworejo, SMKN 2 Wonosobo, SMKN 1 Punggelan Banjarnegara, SMKN 1 Alian Kebumen, SMKN 2 Cilacap, SMKN 1 Kalibagor Banyumas, SMKN 1 Tonjong Brebes, dan SMKN 1 Randudongkal Pemalang. (Ags/Mw)