Semarang – INFOPlus. Sejumlah harapan disampaikan kelompok disabilitas di Kota Semarang terkait pelaksanaan Pemilu 2024. Aspirasi tersebut disampaikan ke Bawaslu agar hak suara mereka tetap terjaga. Bawaslu Kota Semarang menyelenggarakan kegiatan Sosialiasi Kelompok Sasaran Disabilitas dengan tema Jaga dan Awasi Hak Pilih Disabilitas, Selasa (16/5). Kegiatan tersebut melibatkan Dinas sosial kota Semarang dan 15 komunitas disabilitas di Kota Semarang.
“Semangat kegiatan ini sederhana. Dasarnya adalah pemilu ini milik bersama, sehingga setiap warga negara memiliki hak untuk ikut terlibat dalam proses penyelenggaraan pemilu termasuk disabilitas,” jelas anggota Bawaslu Kota Semarang Nining Susanti lewat siaran pers diterima Jumat, (19/5). Nining menjelaskan Bawaslu berharap akan adanya keterlibatan aktif dari masyarakat di dalam penyelenggaran pemilihan umum, bukan hanya diwakilkan oleh Bawaslu atau KPU.
“Bukan hanya sekedar mencoblos tetapi bisa berperan kristis sebagai pengawas partisipatif,” pesan Nining
Dalam kegiatan tersebut, masing-masing perwakilan menyampaikan aspirasi dan harapan akan kemudahan aksesibilitas pelaksanaan pemilu kedepan. Di antaranya kemudahan akses TPS, pemahaman petugas di TPS terkait kebutuhan pemilih disabilitas, adanya alat bantu huruf braille untuk semua jenis surat suara dan jemput bola terhadap disabilitas yang punya keterbatasan fisik.
Nining juga meminta data ke komunitas yang hadir meliputi nama keanggotaan dan nomor induk kependudukan (NIK) untuk dikawal lebih lanjut dalam pendataan data pemilih pemilu 2024. Diharapkan, usai sosialiasi tetap terbangun komunikasi untuk memastikan proses pemilu inklusif untuk mengakomodasi semua harapan masyarakat.(Ags/Ts))














