Dari segi aset, per akhir Juni 2022, Sritex mencatatkan jumlah aset sebesar US$ 1,13 miliar atau naik dari akhir Desember 2021 sebesar US$ 1,2 miliar. Sementara jumlah liabilitas perseroan turun menjadi US$ 1,59 miliar di 30 Juni 2022, dari US$ 1,63 miliar di 31 Desember 2021. Adapun jumlah ekuitas yang mengalami defisit modal naik menjadi minus US$ 459,9 juta di enam bulan pertama 2022, dari minus US$ 398,8 juta di akhir 2021.
Sumber Tempo














