Klarifikasi JK Mobil Boyolali Bag 1( Bersambung), Bila Menawar Maka Tidak  Bisa  Mendapat Fasilitas Yang di Janjikan !

oleh

Boyolali-INFOPlus. Heboh dan Viral di Medsos berkait dengan mobil murah bayar seikhlasnya di JK Mobil Boyolali , mendapatkan sorotan publik. Hal tersebut karena janji-janji JK Mobil di Media sosial maupun di dealernya, yang terpampang berbagai pamplet dengan tulisan besar “ Gratis Bea Balik Nama,Gratis Aki baru,  Gratis Ganti Olie, Gratis full BBM”, dan janji janji lainya. Rayuan di berbagai Media sosial dan juga pamlet-pamlet di dealer yang mengklaim “lautan mobil murah” tersebut tentu saja menghipnotis Masyarakat yang mudah tergiur dengan iming-iming. Tapi, faktanya INFOplus merasa kecewa karena ternyata yang sebenarnya tidak seperti yang di promosikan di Medsos.

INFO lain :  Mabuk, Nyebur ke Sungai. Iwan Kriswanto Tewas Tenggelam

INFOPlus yang ingin mengetahui secara langsung apakah iming-iming di Medsos dan juga pamlet-pamlet di dealernya sesuai dengan kenyataan langsung ikut sebagai partisipan dan membeli sebuh mobil. Setelah tawar-menawar ada kesepakatan pembayaran sebagian di muka dan sisanya 2 Minggu. Waktu transaksi tidak dijelaskan bahwa konsumen yang nawar tidak mendapatkan fasilitas yang dijanjikan. Dan Penolakan atas beberapa hal yang dipromosikan Ketika diklaim baru mengatakan bahwa pembeli tidak mendapatkan fasilitas yang dijanjikan, bila membeli mobil masih menawar.

INFOPlus yang mengkonfirmasi hal ini ke pimpinan JK Mobil Joko Krisnanto mendapatkan kenyataan, bahwa promosi melalui Medsos dan juga pamlet di dealer JK Mobil Boyolali tidak sepenuhnya benar. Hal ini diakui sendiri oleh Pimpinan JK Mobil Boyolali Joko Krisnanto.

INFO lain :  Jasa penggilingan daging di Solo panen
INFO lain :  Polisi Tetapkan Dua Tersangka Pembuang Limbah Industri Ciu di Bengawan Solo

Istilah “Bayar Se Ikhlasnya” juga ternyata isapan jempol belaka karena, Joko menjelaskan bahwa arti bayar seikhlasnya, adalah tawar menawar dengan Ikhlas.

Jadi sudah jelas, Masyarakat harus pandai pandai mensiasati medsos agar tidak terjebak dengan iming-iming yang tidak sesuai dengan faktanya yang sebenarnya. ( /Bersambung/*)