Wisatawan Bertambah, Hasil PKL Belum Signifikan

oleh
oleh

KUDUS – Jumlah wisatawan yang berziarah ke Makam Sunan Kudus maupun wisata lain di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus semakin bertambah banyak.

Sayangnya, hal itu belum berdampak pada aktivitas belanja. Akibatnya pedagang kaki lima (PKL) di kawasan wisata tersebut, belum mendapat berkah kunjungan tersebut.

Sejumlah PKL yang berjualan di kawasan Wisata Sunan Muria Kecamatan Dawe, mengeluhkan masih sepi pembeli meskipun jumlah kunjungan wisatawan berangsur naik.

INFO lain :  Kasnawi Ngendat Pakai Tali Jemuran di Pemalang

“Sejak berjualan kembali setelah Lebaran hingga kini belum normal seperti sebelum masa pandemi,” katanya, Jumat (27/11).

Jika sebelum masa pandemi, penghasilannya bisa mencapai Rp500 ribuan lebih per harinya, maka saat ini hanya berkisar Rp100 ribuan.

INFO lain :  Setor Rp18 Juta, Suwartono Dapat Emas Batangan Imitasi dari Penjual Batagor

“Ramai pembeli juga hanya pada akhir pekan, Sabtu dan Minggu yang kebetulan memang banyak wisatawan. Sedangkan hari lainnya sepi pembeli,” sebutnya.

Meskipun demikian, ia mengaku bersyukur karena warga lokal juga masih ada yang membeli, seperti pisang atau pete.

INFO lain :  Sejumlah Kiai Muda Jatim "Sowan" PWNU Jateng, Dukung Gus Yahya

Hal senada juga diungkapkan pedagang lainnya, Sulikah mengakui hingga saat ini jualannya memang belum ramai seperti sebelumnya.

Padahal, wisatawan yang datang sudah banyak dan mayoritas merupakan wisatawan dari luar kota. “Mungkin saja, mereka juga ikut terdampak COVID-19 sehingga tidak berani membelanjakan uangnya secara berlebihan,” imbuhnya.(udi)