Pemalang – Seorang pria di Kabupaten Pemalang nekat ngendat dengan cara gantung diri memakai tali jemuran di salah satu ruang rumahnya. Korban diduga nekat mengakhiri hidupnya karena menanggung depresi lantaran dilaporkan ke polisi atas perkara yang menimpanya.
Korban, seorang kakek di Desa Kebojongan Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang itu bernama Kasnawi (67).
“Kasnawi nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Rabu (25/4),” kata Kapolsek Comal AKP Tarkhim membenarkan, Kamis (26/4/2018).
Dia ditemukan oleh keluarganya dengan leher sudah terjerat tali jemuran yang diikatkan ke kayu usuk di bagian dapur rumahnya. Diketahuinya jenasah korban pertama kali adalah saat istri korban, Daryuni (65), hendak mengambil air wudlu sekitar pukul 05.00.
Kaki korban tampak sudah tergantung di sisi kursi. Sontak, dia pun berteriak meminta tolong kepada anaknya. Keluarga korbaqn yang mengetahui, lantas memberitahukan hal itu ke warga lain dan diteruskan ke ke perangkat desa.
Dari bukti-bukti yang ada, seperti lidah terjulur, keluarnya air mani, termasuk tali simpul di leher belakang, korban diduga kutas bunuh diri. Dari hasil pemeriksaan medis, korban diperkirakan melakukan aksi nekat itu pada malam harinya.
“Dari hasil pemeriksaan medis, korban sudah meninggal sekitar enam jam sebelum ditemukan, dan itu murni bunuh diri,” ujar Kapolsek.
Dijelaskan, sebelum menggantungkan diri, korban memanjat kursi plastik untuk ancang-ancang. Jarak kaki korban ke lantai sekitar 40 cm.
Dari keterangan Kapolsek, depresi yang ditanggung korban adalah menyangkut persoalan keluarga, yang terjadi dua hari yang lalu. “Depresinya karena persoalan keluarga ya, terkait PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak),” jelasnya. (edi)
















