DEMAK – Pemerintah Kabupaten Demak, Jawa Tengah, berharap Sungai Tuntang bisa dinormalisasi secara menyeluruh.
Lewat hal tersebut, daya tampung sungai menjadi lebih baik dibandingkan dengan kondisi saat ini yang banyak mengalami sedimentasi.
“Selama ini, Sungai Tuntang memang belum pernah diperbaiki maupun dinormalisasi secara menyeluruh,” kata Bupati Demak Mohammad Natsir, Sabtu (11/1).
Bupati menjelaskan, sungai tersebut termasuk kanal dan pembuangan akhir sehingga sangat diharapkan pemerintah pusat bisa melakukan normalisasi.
“Untuk sungai lainnya yang melewati Kabupaten Demak, seperti Sungai Sayung maupun Wonokerto sudah dinormalisasi. Hasilnya, Sayung tidak ada kendala seperti sebelumnya, sedangkan Wonokerto sampai Karangawen juga tidak ada kendala,” sebutnya.
Terkait dengan perbaikan tanggul Sungai Tuntang yang jebol di Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, jelas dia, sudah mulai dilakukan perbaikan menyusul sudah adanya alat berat di lokasi.
“Kita perkirakan perbaikan tanggul yang akan dikerjakan oleh BPWS bisa selesai dalam waktu dua hingga tiga hari mendatang,” katanya.
Sementara warga yang mengungsi, katanya, sudah dipenuhi kebutuhan makan dan minum serta kebutuhan selimut maupun alas.
“Masih banyak warga yang memilih bertahan di rumah dan belum bersedia mengungsi. Jika mereka berubah pikiran, kami menyediakan mobil evakuasi yang siap sedia dalam waktu 24 jam,” ujarnya.
Dalam rangka memberikan hiburan terhadap para pengungsi, katanya, pemkab juga mendatangkan guru seni dan ahli psikologi untuk menghilangkan kejenuhan mereka.(mht)














