Warga Semarang Tewas Dibunuh Karena Hutang, Mayatnya Dibuang di Laut

oleh

Kendal – Mayat perempuan mengambang ditemukan di tengah laut Pantai Teluk Awur, Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara. Jasad pertama ditemukan seorang nelayan saat hendak menepi usai melaut.

Korban mengapung terbungkus karung putih. Para nelayan lalu mengevakuasi jasad korban dengan menariknya menggunakan tali. Jasad itu merupakan korban pembunuhan.

Kapolres Kendal, AKBP Hamka Mappaita mengatakan, jenazah bernama Sri Setijawati. Dia tewas dibunuh dan jasadnya dibuang di Kalibodri Kabupaten Kendal, Jumat (15/2/2019).

“Dari hasil koordinasi dengan Sat Reskrim Polres jepara dan sesuai ciri-ciri yang ada, dinyatakan mayat perempuan tersebut adalah korban pembunuhan di wilayah hukum Polres Kendal,” kata Hamka, Sabtu (23/2/2019).

INFO lain :  Status Kota Semarang Turun ke PPKM Level 3

Korban diketahui tewas dibunuh di Kendal, bernama Sri Setijawati. Pembunuhan Sri terbongkar usai pelakunya, Ashar (31) menyerahkan diri ke polisi.

Ashar mengaku membunuh korban dengan tusukan menggunakan gunting di leher korban kemudian disimpan sebelum dibuang. Dari hasil autopsi diketahui ada luka tusukan di bagian lain.

“Ada luka tusuk pada leher sebelah kanan, bawah ketiak kanan, dan pinggang kanan,” tandasnya.

Ashar mengaku membunuh Sri di tempat tinggalnya di Perumahan Witjitraland Langenharjo Kendal hari Rabu (13/2). Saat itu korban datang untuk menagih utang. Namun terjadi cekcok dan membuat pelaku emosi kemudian menusukkan gunting ke leher korban hingga tewas.

INFO lain :  Sidang Kode Etik DKPP Terhadap KPU Tegal Mulai Digelar

“Dia mau nagih ke istriku saya emosi, ya spontanitas emosi,” kata Ashar.

Kondisi korban pun ditemukan dalam kondisi mengenaskan karena selain dimasukkan di karung, ternyata kepala ditutup plastik dan tangannya diikat.

“Kepala ditutup dengan kantong plastik warna hitam sampai leher dan diikat dengan tali galian abu-abu. Kedua pergelangan kaki dan tangan diikat dengan tali rafia,” kata Hamka.

Kakak korban, Syamsuri mengatakan pihak keluarga menginginkan korban dimakamkan di makam keluarga yaitu di Salatiga. Sedangkan korban tercatat sebagai warga Jalan Kelinci V Semarang.

Kasatreskrim Polres Jepara, AKP Mukti Wibowo mengatakan, jasad korban ditemukan sekitar 6,5 mil dari bibir pantai, Jumat (22/2).

INFO lain :  Suntik Tabung Gas LPG Ilegal, Warga Semarang Dijerat 3 Pasal Berlapis

“Kondisinya sudah membusuk dan bau. Saat ditemukan tidak ada identitas korban.  Ada luka tusukan di leher dan bawah ketiak,” ujar Mukti Wibowo.

Korban dibunuh dengan ditusuk lehernya menggunakan gunting di rumah pelaku Ashar (31), di Perumahan Witjitraland Langenharjo Kendal. Korban sempat disimpan di rumah kosong dan pada Jumat (15/2) dibuang ke Kalibodri. Korban dimasukkan dalam karung. Pelaku lalu pulang ke rumah keluarganya di Genuk, Semarang. Setelah diarahkan keluarga, ia akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Genuk.