Popda Demak 2019 Diikuti 989 Peserta dengan 4 Pertandingan Cabor

oleh

Demak – Pekan Olah Daerah (Popda) Kabupaten Demak tahun 2019 digelar, Senin (4/2/2019). Selama sepekan kedepan, Poda akan digelar.

Bupati Demak HM. Natsir yang membuka di Gedung Koni berharap, Popda dapat dijadikan ajang pembinaan para atlet serta menjadi titik lanjut pembibitan olahraga di Demak.

“Saya meminta usaha pembibitan dan pembinaan olahraga harus dilakukan secara sistematis dan dikelola di bawah pembinaan masing-masing cabang olah raga dan lembaga terkait. Hal ini demi tercapainya tujuan prestasi yang didukung baik di tingkat kabupaten, Propinsi Jawa Tengah, maupun nasional, ”ungkap Natsir sebagaimana dikutip jatengprov.go.id.

Bupati mengajak seluruh peserta dan panitia menjunjung tinggi sportifitas. Menghindari hal-hal yang dapat merusak citra pelajar dan menodai makna berolahraga.

“Keluarkan seluruh potensi kamu. Jadilah yang terbaik. ” pesan Natsir.

Kepada dewan juri, bupati meminta agar memimpin pertandingan dengan sportif.

”Jangan sekali-kali melakukannya dan mencoreng nama baik Anda,” tegasnya.

Plt. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Demak Anjar Gunadi melalui Kabid Pembinaan Olahraga Dinpora Kabupaten Demak Suto Wardoyo mengatakan, Popda tahun 2019 mempertandingkan 4 cabang olahraga.

Yakni atletik, senam, pencak silat dan sepak bola. Pertandingan tersebut diikuti 989 Atlet pelajar tingkat SD / MI, SMP / MTs, SMA / SMK / MA se Kabupaten Demak.

”Cabang atletik akan berlangsung pada tanggal 5 hingga dengan 6 Februari di Stadion Pancasila. Cabor senam pada tanggal 6 hingga dengan 7 Februari 2019 di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB). Cabor pencak silat akan dilaksanakan pada tanggal 5 sampai 6 Februari di GOR Mangunjiwan dan Cabor sepak bola berlangsung pada 7 hingga 8 Februari di Stadion Pancasila, ”jelas Wardoyo.

Wardoyo menyampaikan, Popda dimaksudkan menyiapkan para atlet Demak yang akan maju ke tingkat Popda karesidenan yang akan dilaksanakan pada 18 sampai dengan 21 Februari 2019 dan Popda Provinsi Jawa Tengah pada Maret mendatang.

(mak)