Rembang – Ratusan pejabat di Pemkab Rembang dirotasi. Tidak seperti biasanya, rotasi pejabat tahun dilaksanakan hari, Senin (21/1). Acara digelar di lantai IV, kantor Bupati Rembang.
Bupati Rembang H. Abdul Hafidz usai melantik mengatakan biasanya rotasi digelar hari Selasa atau Jum’at. Pihaknya sengaja memilih hari Senin, agar luar biasa.
Ia membeberkan sesuai filosofi Jawa dan ilmu titen, hari Senin Legi mengandung arti positif dan negatif. Diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi para pegawai yang dilantik.
“Senin Legi itu murah hati, sederhana, luwes dalam bergaul, pintar membuat orang di sekitarnya menjadi nyaman, suka menolong tanpa pamrih dan dermawan. Semoga termotivasi. Lha Senin Legi juga ada kelemahan, yakni jorok, gegabah, tidak teguh pendirian, supaya nantinya dapat dihindari, “ imbuh Hafidz sebagaimana dilansir jatengprov.go.id.
Selain itu Bupati menjelaskan saat ini Pemerintah Kabupaten Rembang menyiapkan birokrasi pemerintahan berbasis e-kinerja. Siapa pegawai yang rajin bekerja, maka akan mendapatkan penghasilan lebih besar, ketimbang pegawai yang malas atau seadanya dalam beraktivitas.
Menurutnya, saat ini Badan Kepegawaian Daerah (BKD) masih menghitung analisis beban kerja dan evaluasi jabatan. Jika pada tahun 2019 selesai, maka e-kinerja akan mulai diberlakukan tahun 2020 mendatang.
Semangat dari e-kinerja tak hanya untuk menambah tunjangan pegawai, tetapi yang paling penting adalah tujuan akhir, demi memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
“Jadi nggak perlu cemas, aku wayahe mundhak kok gak dinaik – naikkan. Ojo kuwatir, mbesuk sopo sing sregep, yo kuwi sing bayarane akeh. Pak Bakti Sekda, pak Mualif Asisten Sekda sama BKD sudah tak kasih tugas untuk melakukan analisis beban kerja. Kalau beres tahun ini, 2020 sudah masuk e-kinerja, “ ungkapnya.
Mutasi jabatan pada periode kali ini, berjumlah 146 orang pegawai. Rinciannya, pengawas sekolah 8, kepala sekolah 2, pejabat eselon III & IV sebanyak 84 dan pejabat administrator 52 orang.
Jabatan camat yang kosong sudah diisi keseluruhan seperti Camat Rembang diisi Mustolih yang semula camat Kaliori. Camat Kaliori diisi Harjono sebelumnya camat Lasem. Camat Lasem diisi Lato’iful Minan yang sebelumnya menjabat jadi Kabag Kesra.
Camat Pamotan diisi Mahfudz dari Dinpermades, Camat Gunem diisi Ahmad Solchan yang semula Kabid SMP di Dindikpora, Camat Bulu diisi Slamet Riyadi yang semula Sekdin di Dinpermades. Camat Sale diisi Subchan yang semula camat Sedan. Camat Sedan diisi Dwi Martopo yang semula Kabid di Dinsosppkb.
















