Rumah Seorang Guru di Sragen Dibobol, Perhiasan 65 Gram dan Uang Rp 15 Juta Hilang

oleh

Sragen – Pencuri menyatroni sebuah rumah kosong karena ditinggal bekerja pemiliknya di Sragen. Puluhan gram perhiasan serta uang puluhan juta rupiah hilang digondol pelaku. Pelaku diduga masuk dengan cara membuka paksa dan mencongkel slot pintu kamar..

Polisi masih menyelidiki kasus pencurian di rumah Sri Hartini (52) di Dukuh kedung Banteng Desa Banaran Kecamatan Sambungmacan Sragen itu.

Kapolsek Sambungmacan Polres Sragen AKP Joko Widodo mengatakan, pencurian dengan pemberatan terjadi, Senin (14/1) siang pukul 11.30 WIB.

INFO lain :  Tujuh Atlet Panahan NPCI Jalani Pelatnas APG

“Kejadian baru dilaporkan korban sehari setelahnya ke Polsek Sambungmacan, ” katanya, Rabu (16/1/2019).

Kejadian bermula saat Sri Hartini, yang juga seorang guru itu pergi mengajar. Siang itu, sekembalinya dari mengajar, ia melihat pintu garasi yang memang tidak ia kunci terbuka.

INFO lain :  Motor Dicuri saat Ditinggal Panen Jagung di Sawah

Saat mengecek ke dalam rumah, korban terkejut melihat pintu yang menghubungkan garasi dengan bagian rumah sudah terbuka. ditemukan bekas congkelan slot pintu. Saat melihat lebih ke dalam, pintu kamar juga sudah di buka paksa.

Kamar korban juga acak acakan dan saat dicek, ternyata kotak perhiasan berisi emas seberat 65 gram sudah kosong. Uang sebesar Rp 15 juta dalam bendel masing masing Rp 8 juta dan Rp 7 juta juga hilang.

INFO lain :  Gadis Belia di Sragen Ditangkap Karena Pencurian dan Penggelapan Hp. Modusnya Pura-pura Pergi Sholat

Korban mengaku, kerugian secara keseluruhan akibat pencurian sebesar Rp 60 juta. Syok melihat kejadian itu, korban melapor ke polsek.

Kapolsek menjelaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan. Beberapa saksi sudah dimintai keterangan termasuk mengamankan barangbukti. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Resmob Reskrim Polres Sragen untuk memburu pelaku.

(dit)