Gadis Belia di Sragen Ditangkap Karena Pencurian dan Penggelapan Hp. Modusnya Pura-pura Pergi Sholat

oleh

Sragen – Kasus dugaan penipuan jual beli Hp terjadi di wilayah hukum Polres Sragen. Seorang gadis belia diamankan petugas, diduga sebagai pelakunya.

Kasua itu diungkap jajaran Polsek Gemolong Polres Sragen. Petugas meringkus, pelaku pencurian dan penggelapan sepuluh handphone berbagai merek. Nia Enggelina (21) warga Desa Purworejo kecamatan Gemolong Sragen, pelaku yang diamankan, Sabtu (15/09/2018).

Kapolsek AKP I Ketut Putra mengungkapkan, pelaku yang masih belia itu diamankan karena membawa kabur Hp. Sepuluh hand phone milik korban Suwarno (37) warga Desa Celep Kedawung Sragen.

“Sepuluh handphone tersebut, dijanjikan akan dibeli oleh pelaku, setelah melalui komunikasi lewat whatsapp,“ ujar dia.

Di hari yang dijanjikan, akhirnya Suwarno bertemu pelaku yang belum ia kenal sebelumnya, untuk bertransaksi. Semula pelaku meminta 15 unit Hl dari korban Suwarno. Lantaran Suwarno hanya memiliki 10 unit Hp, pelaku menyetujuinya dan bertemu di depan masjid Baitussalam kampung Kauman kecamatan Gemolong Sragen.

Setelah beberapa saat melihat sepuluh hand phone tersebut, akhirnya pelaku menyetujuinya untuk membayar. Namun saat itu, pelaku berkata akan membayar setelah sholat berjamaah di Masjid Baitussalam.

Pelaku meninggalkan Suwarno dengan membawa sepuluh handphone tersebut ke dalam masjid untuk sholat. Suwarno pun juga ikut sholat di dalam masjid.

Namun setelah sholat usai, pelaku tak juga keluar dari masjid. Dan setelah ditunggu tunggu tak nongol juga, akhirnya Suwarno berupaya mencari pelaku, namun ternyata pelaku sudah pergi dari lokasi masjid dengan membawa sepuluh HH seharga Rp 16 juta rupiah milik Suwarno.

Atas kasus iti, Suwarno lalu melapor ke Polsek Gemolong. Usai diselidiki petugas, terkuak pelaku berhasil dibekuk dan dibawa ke Mapolsek untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Polisi menyita barangbukti berupa sepeda motor honda Scoopy warna merah hitam dan satu unit HP merek oppo tipe A83.edit