​Tahanan Pesta Sabu di Sel Mapolrestabes Semarang Akibat Kelalaian Petugas

oleh

Semarang – Sejumlah tahanan di Mapolrestabes Semarang diketahui pesta sabu di dalam sel tahanan. Meski disel dan dalam penjagaan ketat petugas, mereka leluasa memakai sabu.
Menyikapi kejadian itu, pengamat kepolisian dari Universitas Bhayangkara, Dr Supriyadi menyebut masuknya sabu lebih besar karena faktor kelengahan anggota yang berjaga.

“Lengah itu sebabnya ada beberapa faktor, bisa mungkin kelelahan karena telah berjaga selama berjam-jam. Bisa juga karena permasalahan pribadi yang kemudian membuat anggota kurang berkonsentrasi hingga narkotika bisa masuk,” terang Supriyadi Sabtu, (24/11/2018).

Meski demikian menurutnya beberapa hal itu memang tidak bisa ditolerir. Jika terbukti ada kelengahan, dosen Psikologi tersebut ingin ada punishment yang tegas yang dilakukan pimpinan Polrestabes Semarang.

INFO lain :  Perlu Latihan dan Setting Ruangan Agar Sesuai Protap

Menurutnya, kejadian itu sudah terjadi dan hal penting adalah bagaimana membuat kebijakan agar kejadian yang sama tidak terulang, reward and punishment.

“Menurut saya cukup efektif,” terang Supriyadi.

Adanya penghargaan bagi yang berprestasi dan hukuman berat yang melakukan tindakan indisipliner menurutnya akan menjadi contoh bagi anggota lainnya untuk bertindak.

INFO lain :  Bengkel mobil di Sragen Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 1 Miliar

Jika hukuman dirasa cukup berat ia berpendapat anggota lain akan berpikir ulang untuk melakukan perbuatan yang sama.

“Jelas kejadian (pesta sabu di rutan) itu memprihatinkan, seolah-olah anggota tidak memanfaatkan teknologi.Bukankah setiap sel mestinya sudah ada kamera pengintai atau CCTV,” imbuhnya.

Dengan pemanfaatan teknologi yang maksimal ia berpendapat kejadian itu bisa dicegah.

INFO lain :  Oknum Kades di Jepara Aniaya Pemuda, Diduga Selingkuhi Istrinya

Setidaknya proses masuknya sabu ke dalam rutan bisa terpantau.

“Kalau ada CCTV dan ada petugas yang memantau itu kan bisa kelihatan beberapa perilaku mencurigakan saat proses masuknya sabu, jadi sebelum dipakai sudah bisa disita lebih dahulu barang buktinya,” imbuh Supriyadi.edit