Kendal – Belasan siswa SD Negeri Ngadiwarno Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal Jawa Tengah keracunan.
Mereka ditemukan mual dan pusing setelah mengonsumi permen jeli berbentuk stik. Permen itu dibeli dari pedagang makanan di sekolahannya, Selasa (2/10).
“Keracunan sebagian besar menimpa murid kelas III. Mereka membeli permen jeli dari pedagang saat jam istirahat pertama sekitar pukul 09.30 WIB,” ungkap Kepala SDN 1 Ngadiwarno, Siti Rokhmi menuturkan.
Dikatakannya, jumlah siswa yang mengalami keracunan sebanyak 14 orang. Namun yang mengalami keracunan cukup parah sehingga dibawa ke puskesmas sebanyak enam murid.
Atas keracunan yang menimpa para siswa, mereka langsung dibawa ke Puskesmas.
“Langsung saya ke puskesmas namun sudah dibawa pulang oleh orang tua karena sudah cukup membaik,” katanya.
Siti Rokhmi mengatakan, para murid itu sebelumnya membeli permen jeli karena tertarik dengan warna dan bau yang mencolok. Selain itu, bentuknya yang unik juga menarik perhatian muridnya.
Siti mengatakan, pedagang yang menjual permen itu bukanlah pedagang yang berjualan di kantin sekolah. Saat ditanyai guru, pedagang itu mengaku baru pertama kali menjual permen tersebut.
“Saat ini, kami mengamankan permen tersebut agar dapat ditunjukan saat dimintai keterangan oleh polisi,” ucapnya.
Petugas Puskesmas Sukorejo 02 memeriksa 14 siswa yang diduga keracunan, sedangkan 6 siswa di antaranya dirujuk ke Puskesmas Sukorejo 01 untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif.
Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Sukorejo, Widodo mengatakan, pihaknya akan melihat permen yang membuat belasan murid SD itu keracunan.
“Nantinya jika diperlukan, permen ini akan kami sampaikan kepada Dinas Kesehatan,” ucapnya.edit















