Demak – Kepolisian Resor (Polrs) Demak menggelar apel tiga pilar dan sahur bersama yang terdiri Bhabinkamtibmas, Babinsa dan unsur pemerintahan di alun alun Demak, Kamis (7/6/2018) dini hari.
Hadir apel, Bupati H.M Natsir, Dandim 0716 Demak Letkol Inf. Abi Kusnianto, Kapolres AKBP Maesa Soegriwo. Turut hadir, unsur Forkopimda, Danramil, Kapolsek, organisasi perangkat desa Kabupaten Demak, Banser dan Saka Bhayangkara.
Apel dimulai pukul 03.00 WIB dan disampaikan pernyataan sikap yang dilakukan perwakilan Bhaninkamtibmas, Babinsa dan lurah/kades.
Bupati H M Natsir mengatakan, apel digelar dan sangat penting sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dan upaya mewujudkan sinergitas yang solid untuk mencegah terorisme, narkoba dan gangguan keamanan menjelang Pilkada serentak.
Ia mengatakan masalah keamanan lingkungan dan daerah bukan hanya tugas aparat keamanan namun juga tugas seluruh masyarakat.
“Tiga pilar ini harus bekerja profesional untuk mencegah dan mendeteksi dini gangguan baik dari dalam maupun dari luar, ” katanya.
Sementara Dandim 0716 Demak Letkol Inf. Abi mengatakan, membangun kamtibmas merupakan salah satu langkah untuk menjaga kedaulatan NKRI. Dalam menghadapi Pilkada dibutuhkan sibergitas untuk mengantisiasi gangguan.
“Waspada isu di medsos dan harus disikapi dengan bijak. TNI dan Polri harus menjaga netralitas dalam menghadapi pelaksanaan Pilkada,” kata dia.
Kapolres AKBP Maesa menambahkan, TNI dan Polri serta jajaran pemerintah daerah harus mengawal pengamanan Pilkada termasuk mendeteksi kerawanan serius sejak dini. Bukan hanya itu, ia juga berharap agar aksi terorisme selama ini harus disikapi dan berupaya untuk mencegah melalui tiga pilar ini.
Dalam peryantaan sikapnya, disampaikan siap mengamankan dan mensukseskan Pilkada serentak 2018 secara aman dan damai Kabupaten Demak. Berperan aktif mensosialisasikan kepada masyarakat untuk menolak paham radikalisme dan aksi terorisme di Demak.
Selain itu, juga berperan aktif untik mensosialisasikan kepada masyarakat agar menolak segala bentuk berita bohong atau hoax, yang menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan berlatar belakang suku, agama, ras dan antar golongan. Mendukung aparat pemerintahan dan keamanan dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di Demak.edi















