Salatiga – Yl (20), warga Cepogo, Boyolali, tersangka pembunuhan bayi hasil hubungan gelapnya (Hugel) dengan seorang lelaki mengakui menyesal. YI mengaku panik dan takut sehingga menyimpannya bayi yang baru dilahirkannya itu di dalam lemari hingga akhirnya tewas.
Hal itu diakui Yl saat ekspose perkaranya di Mapolresta Salatiga, Kamis (23/5/2018). TI mengakui panik ketika melahirkan bayi tanpa ayah itu, sehingga usai melahirkan, bayi ia bungkus dengan seprai dan dimasukkan ke dalam almari.
“Saya panik dan bingung. Rasa takut juga kalut, kalau ketahuan melahirkan tanpa suami,” ujar Yl, penuh penyesalan.
Yl melahirkan di kosannya Jalan Brigjen Sudiarto, Kota Salatiga, Selasa (17/4) lalu, sekitar pukul 04.30 WIB. Di hadapan wartawan saat gelar kasus di Mapolres Salatiga kemarin, pelaku YI tampak tak dapat menahan tangisnya. Kini ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kapolres Salatiga AKBP Yimmy Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus YI bermula atas kecurigaan teman kosan tersangka yang melihat wajah pelaku yang lesu. Ketika ditanya, pelaku menjawab sedang datang bulan.
“Kedua teman pelaku membuka kamar kos dan menemukan bayi dalam lemari telah meninggal dunia,” kata Kapolres AKBP Yimmy Kurniawan didampingi Kasubag Humas Kompol Ismail dan Kasatreskrim AKP Achmad Sugeng.
Menurut Kapolres, bayi yang baru dilahirkan tersebut dibalut dengan seprai. Pelaku sendiri usai menyimpan buah hatinya di lemari, langsung berangkat kerja.
YI sendiri mengakui, selama ini menjalin asmara dengan seorang lelaki yang dikenalnya via facebook, dan tidak mengetahui di mana rumah lelaki itu. YL mengaku berhubungan intim dengan pacarnya itu di belakang Taman Kota, Bendosari.
“Kami berhubungan badan di Taman Bendosari itu. Tapi ternyata, kenalan saya tersebut tidak bertanggung jawab dan tak tahu ke mana sekarang orangnya,” katanya penuh sesal.
Sebelum melahirkan, untuk menutupi kehamilannya, pelaku selalu menyampaikan kepada teman-temannya jika minum obat pengemuk badan. Kemudian saat merasakan mules, mau melahirkan YL langsung menuju ke kamar mandi. (edi)















