Semarang – Tahun 2018 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mendapat jatah deviden (pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki) sebesar Rp112 miliar dari Bank Jateng.
Bank Jateng memberikan deviden tersebut merupakan hasil pengembangan Bank Jateng pada tahun 2017 lalu.
Kota Semarang merupakan salah satu pemilik saham di PT Bank Jateng. Sementara Pemprov Jateng merupakan pemegang saham terbesar di Bank Jateng dengan prosentase 53 persen.
Sementara sisanya, merupakan milik Kabupaten/Kota seluruh Jateng. Dibanding Kabupaten dan Kota lainnya, Kota Semarang memiliki saham terbesar, mencapai 3,39 persen.
“Dengan saham sebesar itu dan uang Pemkot Semarang di Bank Jateng sebesar Rp65 miliar, maka pada 2017 ada deviden yang diberikan sebesar Rp112 miliar,” kata Pimpinan Bank Jateng Koordinator Semarang, Siti Ulfa mengatakan disela peluncuran e-Retribusi Pelayanan Pasar, Jumat (11/5/2018).
Hingga akhir Februari 2018, kata dia, saldo Pemkot Semarang naik menjadi Rp112,3 miliar. Jika mampu mempertahankan dan menambah jumlah sharenya, maka dipastikan jumlah deviden pada tahun 2018 ini akan meningkat.
“Pasti, semakin banyak saldo maka akan semakin banyak deviden yang akan didapatkan,” tegasnya.
Diakuinya, deviden merupakan salah satu penyumbang pendapatan asli daerah yang bisa diandalkan untuk pembangunan Kota Semarang.(edi)















