Semarang – Ramah tamah dan pemberian penghargaan diberikan Walikota Semarang, Hendrar Prihadi kepada sejumlah anggota dan mantan pejabat Badan Narkotika Nasional (BNN). Penghargaan diberikan kepada 38 orang yang secara simbolis dalam bentuk pin emas.
Hadir dalam acara itu, Komjen Pol Heru Winarko, mantan Kepala BNN Komjen Pol (purn) Budi Wasesa, Wakapolda Jateng Brigjen Ahmad Lutfi, Kapolrestabes Semarang Kombes Abiyoso Seno A, para camat dan Lurah se-Kota Semarang. Ramah tamah digelar di Rumah Dinas Walikota Semarang Jalan Rorojonggrang Manyaran Kota Semarang, Kamis (19/4/2018).
Walikota Semarang mengatakan, mengapresiasi dan mendukunga BNN dalam pemberantasan narkoba, sesuai perintah presiden.
“Kota Semarang sebagai lintas ekonomi nasional tidak dipungkiri ditunggangi aksi penyelundupan narkoba baik lewat darat, laut dan udara,” kata dia.
Dalam kesempatan itu, pemberian penghargaan dilakukan dengan penyematan pin emas dan piagam penghargaan kepada para penegak hukum BNN. Penghargaan diberikan atas pengungkapan kasus pabril pil PCC di Jalan Halmahera Semarang dan pemberantasan narkoba di Semarang.
Penghargaan diberikan kepada 38 anggota penegakan hukum. Sebanyak tiga Perwira Tinggi (Pati) Polri yang bertugas di BNN, 6 Perwira Menengah (Pamen) pada BNN dan BNNP Jateng, 8 Perwira Pertama (Pama) pada BNN dan BNNP Jateng. Serta 21 Bintara pada intelijen BNN, Penindakan BNN dan BNNP Jateng.
Secara simbolis perwakilan, penghargaan diterima Komjen Pol (purn) Budi Wasesa, Irjen Pol Arman Depari, Brigjen Pol Tri Agus Heru Prasetyo.
Komjen pol (purn) Budi Waseso mengatakan, tugas yang paling mulia pada saat bertugas di BNN. Menurutnya, usaha untuk menyelamatkan rakyat Indonesia atas bahaya narkoba menjadi kebanggaan.
“Karena masyarakat sudah peduli dan mengerti akan tugas BNN dalam memerangi narkoba di Indonesia,” kata dia.
Sementara Kepala BNN, Komjen Pol Heru Winarko mengatakan, penyampaian apresiasi dari Kapolri melalui Kepala BNN untuk pemberian kenaikan pangkat luar biasa kepada anggota BNN yang berprestasi. Pihaknya mengajak kepada sejumlah elemen masyarakat terutama Kota Semarang untuk memerangi narkoba.
“Bangun sinergitas di tingkat kelurahan lewat lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk lebih aktif turun lapangan untuk kampanyekan bahaya narkoba dan deteksi dini peredaran narkoba,” kata dia. (edi)















