Usai Dipijit dan Dibius, Warga Magelang Kehilangan Truknya

oleh

Temanggung – Aksi pembiusan dilaporan terjadi di wilayah Kabupaten Temanggung. Seorang sopir truk melaporkan kehilangan truknya setelah seorang pria yang diduga membiusnya menghampiri dan memijit-mijit dirinya.

Korban yang diduga dibius dengan obat tidur oleh pelaku itu lalu menggasak truk saat pemmiliknya terlelap tak berdaya. Sudaryanto, 38, warga Dusun Ngesrep RT 04 RW 09 Desa Surodadi Kecamatan Candimulyo Kabupaten Magelang, pemilk truk yang raib dibawa kabur.

“Korban sudah melaporkan atas kejadian pada Selasa (9/4/2018) lalu ke Polsek Kedu, korban diperkirakan merugi hingga ratusan juta rupiah. Kasusnya sedang dalam penyelidikan,” kata Kasubag Humas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti, Rabu (11/4/2018).

INFO lain :  Pulang Piknik, Kadus di Gemolong Sragen ini Meninggal Akibat Covid

Informasi yang dihimpun di kepolisian menyebutkan, aksi berkategori penipuan terjadi dengan modus, pelaku awalnya pura-pura akan menyewa truk korban. Pelaku mengatakan akan menyewa dan menggunakan truk untuk mengangkut barang dari Kedu ke Cirebon.

Namun sesampainya di SPBU Maron Temanggung, korban dan pelaku mengisi bahan bakar dan beristirahat. Saat itu pelaku melancarkan aksinya saat beristirahat bersama.

“Korban diberi minum. Alasannya minuman itu untuk membangkitkan stamina saat mengemudi,” kata dia.

Sembari dipijit oleh pelaku, korban kemudian terlelap di SPBU tersebut. Saat korban dalam keadaan tidak sadarkan diri, pelaku membawa kabur truk bernomor polisi AA1753 DB tahun 2010.

INFO lain :  Insentif Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 Belum Cair

Dalam laporan dugaan penipuan atau penggelapan truk, korban Sudaryanto mengaku tak ingat nama pelaku. Kepada petugas, korban menerangka pelaku bercirikan umur sekitar 30-an, tinggi badan 170 cm, wajah bulat, gemuk, rambut lurus menutup telinga, kulit sawo matang agak hitam, dan logatnya Cirebonan.

Berdasarkan keterangan dari korban, saat dibawa pergi itu, truk dalam keadaan kosong atau belum sempat mengambil barang di Kedu untuk dibawa ke Cirebon. Korban tidak sadarkan diri sekitar pukul 18.00 dan terbangun pada pukul 20.00. Dia segera melapor polisi ketika bangun tidur tidak menemukan truk miliknya itu.

INFO lain :  Kenaikan Pangkat dan Pelepasan Anggota Purna Tugas Polres Pekalongan

Polisi kini tengah mencari truk yang dibawa lari dengan berkoordinasi dengan kepolisian resor lainnya. Ciri truk adalah kepala truk kuning, bak merah, di depan ada tulisan SAKKAU di bawah kaca, bak truk samping polos, kepet belakang ada tulisan MBELGEDES.

“Korban sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek Kedu, korban diperkirakan merugi hingga ratusan juta rupiah,” tandasnya. (edi)