Semarang – Acara slup-slupan dan nonton bareng final piala dunia 2018 digelar di Sekretariat Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Jawa Tengah di ruko Sun Garden, Tembalang, Minggu (15/7/2018) malam. Peresmian dilakukan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. Acara Nobar diikuti pula ratusan warga Semarang dan dimeriahkan dengan panggung musik dan pesta kembang api.
Ganjar berpesan, dalam sambutannya mengatakan, gedung baru MPW PP Jateng diharapkan menjadi rumah sekaligus benteng besar penjaga Pancasila.
“Manfaatkan sekretariat dengan baik untuk menelurkan ide-ide segar, silahkan berekspresi dan berinovasi memberikan solusi atas persoalan bangsa,” kata Ganjar yang juga menyumbang satu unit sepeda motor.
Ketua MPW Jateng, Bambang Eko Purnomo meminta, seluruh kader PP bersama-sama membesarkan dan menjadikan sekretariat, tempat berkoordinasi serta merumuskan ide ide cerdas untuk bangsa.
“Pemuda Pancasila tidak membedabedakan suku,ras,agama, dan strata karena semuanya satu keluarga,” katanya.
Dwi Nuryanto Ahmatd, Ketua Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) MPW PP Jateng selaku ketua panitia mengatakan, acara diikuti jajarannya dan pengurus dari 35 kota/ kabupaten se-Jateng. Pihaknya meminta, seluruh kader-kader PP memanfaatkan sekretariat sebagai tempat positif, koordinasi demi kemajuan organisasi dan negara.
Sebelumnya, rapat pleno I BPPH MPW PP Jateng digelar sejak dibentuknya kepengurusan baru akhir 2017 lalu. Rapat pleno diikuti pula 25 BPPH Kabupaten/ Kota se-Jawa Tengah. Acara digelar di hotel Griya Persada Bandungan sejak Jumat (13/7) petang.
Dwi Nuryanto Ahmad menekankan, seluruh advokat anggota BPPH Jateng agar mengedepankan penyuluhan dan pendampingan hukum bagi masyarakat pencari keadilan.
“Advokat, anggota yang tergabung dalam BPPH Pemuda Pancasila lebih meningkatkan profesionalisme serta rutin mengadakan penyuluhan hukum di berbagai daerah,” kata Dwi.
Dikatakannya, rapat pleno yang dilakukan, merupakan pleno perdana setelah sebelumnya dilakukan konsolidasi secara menyeluruh terhadap jajaran daerah.
“Kita berharap kehadiran BPPH Pemuda Pancasila di Jawa Tengah, benar-benar dapat berkontribusi nyata terhadap kemajuan pembangunan dan penegakan hukum,” kata Dwi.
Dalam pleno itu, diputuskan antara lain, adanya penambahan bidang baru, yaitu bidang Pertahanan dan Keamanan (Hankam). Bidang itu akan membawahi 500 anggota Koti (Komandan Inti) BPPH Jateng.(edit)















