Musim Kemarau, Pemkot Semarang Antisipasi Kebakaran di TPA Jatibarang

oleh
Apel antisipasi Jatibarang
Pemkot Semarang menggelar apel kesiapsiagaan antisipasi kebakaran TPA Jatibarang di musim kemarau. (Foto: Ist)

SemarangINFOPlus. Pemkot Semarang memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang seiring datangnya musim kemarau yang diprediksi berlangsung lebih panjang pada tahun ini.

Melalui sistem pengamanan berlapis yang melibatkan lintas perangkat daerah, Pemkot Semarang memastikan upaya pencegahan dilakukan sejak dini agar operasional pelayanan persampahan tetap berjalan aman dan masyarakat terlindungi.

Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Kota Semarang Handi Priyanto saat memimpin Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Kebakaran TPA Jatibarang, Kamis (9/7).

Menurutnya, Pemerintah Kota Semarang terus mengedepankan pendekatan mitigasi sebagai bagian dari tata kelola penanggulangan bencana yang adaptif terhadap perubahan iklim.

INFO lain :  KAI Daop 4 Semarang Bagikan Paket Sembako ke Penjaga Perlintasan Swadaya

“Kita tidak boleh menunggu api muncul baru bergerak. Pencegahan harus menjadi prioritas. Pengalaman kebakaran di TPA Jatibarang menjadi pelajaran bahwa mitigasi jauh lebih penting daripada pemadaman. Karena itu seluruh perangkat daerah harus bekerja secara terpadu agar potensi kebakaran bisa dicegah sejak awal,” tegas Handi.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Pemkot Semarang membentuk Satgas Terpadu yang melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, Satpol PP, Dinas Kesehatan, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta mendapat dukungan TNI dan Polri.

INFO lain :  Pemkot Semarang Siap Support Guru Berprestasi

Satgas ini bertugas melakukan patroli rutin, memetakan titik-titik rawan, memastikan kesiapan personel dan peralatan, hingga mempercepat respons apabila ditemukan potensi kebakaran.

Selain itu, langkah preventif juga diperkuat melalui pendinginan berkala di area-area rawan menggunakan armada Dinas Pemadam Kebakaran. Posko siaga dan layanan on call dari unit pemadam terdekat turut disiapkan agar penanganan dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi kondisi darurat.

Pemkot Semarang juga memperketat pengawasan terhadap aktivitas di kawasan TPA. Seluruh petugas, pemulung, maupun pihak yang beraktivitas di area TPA dilarang membawa rokok, korek api, ataupun melakukan pembakaran terbuka sebagai upaya menghilangkan sumber-sumber pemicu kebakaran.

INFO lain :  Sukseskan Vaksinasi Polio, Pemkot Semarang Gencarkan Pendekatan Persuasif

“Faktor manusia masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran. Karena itu pengawasan harus diperketat. Tidak boleh ada toleransi terhadap potensi yang dapat memicu api di kawasan TPA,” ujar Handi.

Ia menegaskan bahwa menjaga keamanan TPA Jatibarang merupakan tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah, bukan hanya Dinas Lingkungan Hidup. Sinergi lintas sektor menjadi kunci agar sistem pengawasan berjalan setiap hari secara konsisten.