Tersandung Pegadaian, Polda Jateng Gagal Juara Turnamen Bulu Tangkis Antar Instansi 2025

oleh

SemarangINFOPlus. Pertandingan final Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Antarinstansi dan Korporasi 2025 menjadi panggung drama dan determinasi. Bertempat di Polytron Stadium Undip, laga puncak yang digelar Minggu (12/10) sore mempertemukan tim Pegadaian vs Polda Jawa Tengah.

Dan hasilnya? Pegadaian tampil sebagai juara, menggagalkan ambisi Polda Jateng untuk membawa pulang gelar bergengsi ini!

Pegadaian langsung menggebrak di partai pertama. Donny, andalan tunggal putra Pegadaian, tampil ngotot dan mengalahkan Vemas dari Polda Jateng dalam tiga gim penuh tensi:
21-18, 9-21, 21-12.

INFO lain :  Libur Nataru, KAI Hadirkan Promo 12.12 untuk 14 KA di Daop 4 Semarang

Tak ingin memberi napas, pasangan ganda putra Pegadaian, Pascal Charizomal Marcus /

Nuranda Alerafi, menyempurnakan kemenangan dengan permainan penuh daya ledak. Mereka menumbangkan Afrizal / Eben (Polda Jateng) dengan skor dramatis:
24-23, 21-12.

Tensi begitu tinggi hingga wasit Aang harus mengeluarkan kartu kuning akibat insiden emosi dari salah satu pemain Polda Jateng. Atmosfer panas mewarnai lapangan hingga peluit terakhir.

Dengan kemenangan 2-0, Pegadaian mengamankan gelar juara tanpa perlu memainkan partai ketiga (ganda campuran).
Juara 1: Pegadaian – Uang pembinaan Rp7 juta + piala bergilir.
Juara 2: Polda Jawa Tengah – Uang pembinaan Rp5 juta
Juara 3: Dinas Pendidikan Kota Semarang – Uang pembinaan Rp2,5 juta

INFO lain :  Cara Ini Bisa Perkuat Citra Wisata Bandungan

Juara 4: TVRI Jawa Tengah – Uang pembinaan Rp1,5 juta

Di perebutan tempat ketiga, Dinas Pendidikan Kota Semarang tampil cemerlang melawan TVRI Jateng.
Syaherdilah (Disdik) menaklukkan Fentri: 21-27, 21-6
Pasangan Angga / Pradana (Disdik) menutup laga dengan kemenangan: 21-17, 21-20

Turnamen ini resmi ditutup oleh Yoppy Rosimin, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation. Yoppy menekankan pentingnya semangat kebersamaan:

INFO lain :  Mantan Direktur Keuangan PT Rembang Bangkit Sejahtera Jaya Ditahan

“Bukan hanya soal menang, tapi soal mempererat ikatan. Mari terus semangat dan bertanding dengan sportif. Tahun depan, kita buat lebih meriah lagi!”

Turnamen ini bukan hanya soal siapa paling kuat di lapangan. Lebih dari itu, ajang ini jadi ruang silaturahmi lintas instansi, memperkuat kolaborasi dan semangat positif antar pegawai.

Dan kini, setelah sorak-sorai usai, semua mata tertuju ke tahun depan:
Akankah Pegadaian mempertahankan mahkota? Atau bakal ada kejutan baru di 2026?. (Kar/Prie)