Semarang – INFOPlus. Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK RI Perwakilan Jateng tegaskan laporan hasil pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) bukan hal yang bersifat rahasia.
Demikian disampaikan Kepala Subbagian Humas BPK RI Perwakilan Jateng, Siti Rahmawati Arifah di sela kunjungan ke redaksi INFOPlus.id di Mjen, Kota Semarang, Senin (22/7).
“Bahwa LHP itu sudah terbuka untuk publik, semua bisa minta LHP,” kata dia.
Perempuan yang akrab disapa Fafa ini tidak menampik adanya anggapan publik yang menilai BPK adalah lembaga yang tertutup. Hanya saja anggapan itu tidak benar. Menurut dia, masyarakat umum dan awak media bisa dengan mudah mengakses informasi dari BPK.
Lewat laman resminya, yakni jateng.bpk.go.id, publik bisa mendapat informasi seputar kerja BPK di Jawa Tengah. Termasuk informasi mengenai LHP atas laporan keuangan pemerintah daerah.
“Jadi kalau selama ini BPK dibilang tertutup, kami jelaskan bahwa itu tidak benar. Termasuk juga temuan-temuan kami, teman-teman bisa mengetahui dari LHP, karena LHP sudah terbuka untuk publik,” beber Fafa.
Hanya saja, khusus untuk mendapat informasi soal LHP BPK, ada prosedur yang harus dijalankan oleh pemohon. Dan dipastikan ketika prosedur terpenuhi maka tidak membutuhkan waktu lama, infomasi yang diminta akan dikirim via email.
“Semua bisa minta LHP melalui website kami jateng-ppid, bpk.go.id,” ujarnya.
Terkait dengan kunjungan ke kantor redaksi media, termasuk di INFOPlus, Fafa menyebut dalam rangka menjalin silaturahmi sekaligus mempererat komunikasi dan koordinasi dengan awak media di lingkup kerjanya.
“Jadi kami memang berniat menjalin komunikasi dan hubungan yang baik dengan teman-teman media, jadinya kami berkunjung,” kata Fafa.
“Tujuannya, salah satunya adalah teman-teman media memahami peran dan tugas BPK dan bisa membantu kami menyampaikannya ke masyarakat, jadi sebagai edukasi,” imbuhnya.
Pemimpin Redaksi INFOPlus, Tugimin Supriyadi mengapresiasi inisiasi jalinan komunikasi yang dilakukan BPK terhadap para jurnalis di Jawa Tengah, khususnya di Kota Semarang.
“Harapan kami, hubungan baik ini bisa terjalin terus, karena seperti tadi yang disampaikan Bu Fafa, kita juga punya tanggungjawab yang sama terkait edukasi ke masyarakat, khususnya seputar informasi pengawasan pengelolaan keuangan pemerintah daerah,” tukas dia. []
















