Sudah 3.843 Kendaraan Pemudik Jateng Dipaksa Balik ke Jakarta. Jalan Tikus Tak Lupus Pengawasan

oleh

BREBES – Larangan mudik masih diberlakukan. Di Jawa Tengah, hingga kini sudah 3.843 kendaraan pemudik yang hendak masuk ke Jateng dipaksa putar balik ke arah Jakarta. 

Meski sudah ada larangan mudik per 24 April lalu, penyekatan kendaraan akan semakin ditingkatkan. Hal itu diungkapkan Kapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Ahmad Luthfi saat melakukan pemantauan di Exit Tol Pejagan, Rabu (13/5/2020).

Kapolda mengatakan di Jateng sendiri ada beberapa titik penyekatan. Diantaranya di Brebes, Cilacap, Purworejo, Magelang, Klaten, Sragen, Karanganyar, Blora, dan Rembang. Hingga saat ini, beber Kapolda, jumlah kendaraan yang hendak mudik semakin berkurang.

“Dengan adanya penyekatan ini jumlah kendaraan yang hendak mudik ke Jateng jumlahnya relatif berkurang,” ujarnya.
Larangan masuk kendaraan ke Jateng dilakukan untuk mengantisipasi pemudik yang masih berusaha nekat. Penyekatan kendaraan di setiap wilayah akan terus dilakukan.

“Termasuk di jalur tikus. Nantinya jalur tikus yang ada di kabupaten atau kota akan dijaga oleh anggota Polres setempat,” jelasnya.

INFO lain :  Apakah Supershow Akan Datang ke Indonesia ??
INFO lain :  Dua Warga Solo Positif Terpapar COVID-19 Meninggal Dunia

Penyekatan kendaraan pemudik, kata Kapolda, akan dilakukan hingga, Sabtu (30/5/2020) mendatang.

INFO lain :  Warga Brebes Temukan Granat Tangan di Kebun

“Penyekatan kurang lebih akan dilakukan 37 hari. Ini untuk mengantisipasi pemudik yang nekat mudik,” tukasnya.

Dalam kunjungannya ke Pospam Exit Tol Pejagan, Kapolda menyempatkan diri memeriksa salah seorang pemudik dari Bandung. Ternyata pemudik tersebut menunjukan surat keterangan untuk melakukan perjalanan.

(far)