Salatiga – INFOPlus. Bus PO Blue Star dengan nomor polisi H 7688 OC terbakar di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Sabtu (20/7). Padahal bus tersebut baru saja keluar dari Garasi Safari.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian bus Blue Star yang terbakar tersebut. Bus awalnya bermaksud meluncur ke Semarang itu, memang tidak mengangkut penumpang yang banyak.
Dari kejadian diperkirakan kerugian mencapai sekitar Rp 500 juta. Peristiwa bus terbakar sempat menjadi tonton warga dan arus lalu lintas sempat terhenti lantaran ada upaya pemadaman oleh Damkar Unit Salatiga.
Menurut salah seorang penumpang bus Blue Star, Windi Arto (57) warga Tegalrejo Permai No 33, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, sopir sudah merasakan kejanggalan sesaat setelah keluar dari garasi.
“Dari bagian belakang atau mesin muncul asap putih. Bus kemudian menepi untuk dilakukan pengecekan, dari situlah kemudian bus terbakar. Semua penumpang sudah posisi di luar sebelum bus terbakar,” beber dia.
Sementara, pengemudi Bus Blue Star, Joko Purwanto (60) warga Desa Padaan RT 3 RW 7 Keluarahan Gedangan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang mengungkapkan kronologi kejadian.
Joko mengemudikan busnya, berangkat dari bengkel Safari Isep-Isep menuju ke arah Pulutan.Setibanya di kawasan Pulutan, JLS, bus kemudian balik kanan atau putar arah Cebongan hendak kembali ke Garasi Safari. Tiba-tiba muncul asap putih, keluar di bagian belakang tempat mesin berada.
Ia kemudian berhenti dan berusaha membuka tutup mesin belakang guna mengetahui sebab musabab asap. Ternyata, setelah penutup dibuka sudah ada api yang membakar mesin maupun bodi dalam.
“Saya berusaha memadamkan api tetapi tidak bisa. Api semakin membesar dan akhirnya membakar semua bodi bus,” ungkap dia.
Joko sendiri mengaku belum tahu persis penyebab kebakaran itu. Diperkirakan terjadi korsleting di sistem kelistrikan di mesin. Kemudian muncul percikan api hingga akhirnya membesar dan membakar bagian mesin serta merembet ke bodi bus.
Beberapa waktu kemudian datang tim Damkar Salatiga. Api berhasil dipadamkan, tapi bus tak bisa diselamatkan. Petugas kepolisian merespons kejadian tersebut dengan melakukan rekayasa lalu lintas guna mengurai kemacetan panjang. (AK)
















