Cilacap – INFOPlus. Pergi mencari rumput, seorang petani di Kabupaten Cilacap hilang di hutan Desa Rungkang, Kecamatan Gandungmangu. Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap mendapatkan laporan kondisi membahayakan manusia yang terjadi di wilayah Kecamatan Gandungmangu, Cilacap. Petani asal Desa Rungkang hilang di hutan sekitar desanya.
“Berdasarkan informasi yang kami terima dari Bapak Bambang, anggota Polsek Gandrungmangu, bahwa pada Rabu (26/6) pukul 07.00 WIB, seorang petani bernama Purwanto (73) pergi mencari rumput di sekitaran hutan, namun hingga pukul 17.00 WIB yang bersangkutan belum kembali ke rumah,” tutur Kepala Kantor SAR Cilacap, Abdullah dalam keterangan tertulis, Kamis (27/6)
Menurut Abdullah, upaya pencarian mandiri sebenarnya sudah dilakukan warga dan aparat terkait Desa Rungkang. Namun tidak membuahkan hasil hingga akhirnya menghubungi Basarnas untuk minta bantuan pencarian.
“Setelah mendapatkan informasi tersebut kita langsung memberangkatkan satu sim rescue pada pukul 09.40 WIB untuk menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dan pertolongan,” ucap dia.
“Pada pukul 11.21 WIB, tim rescue tiba di lokasi, kemudian berkoordinasi dengan pihak terkait dan langsung melakukan assesment guna mempermudah pencarian,” sambung Abdullah .
Diketahui, Purwanto tinggal di Desa Rungkang, tepatnya di wilayah RT 8 RW 2. Berdasar keterangan warga, tim SAR gabungan kemudian melakukan penelusuran jejak keberadaan petani tersebut.
Usaha penelusuran tersebut membuahkan hasil. Beberapa jam sejak digelar operasi SAR, tim rescue gabungan berhasil menemukan seseorang yang ciri-cirinya seperti survivor.
Purwanto ditemukan dalam keadaan tertelungkup dan sudan meninggal dunia. Kemudian pada pukul 12.05 WIB jenazah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.
“Dengan diketemukannya survivor, operasi SAR dinyatakan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” pungkas Abdullah. []
















