Sejak Awal Tahun 2024, Harga Beras Terus Meroket Di Kendal

oleh
(Foto: Mh)

Kendal – INFOPlus. Harga beras di pusat penggilingan padi di Kabupaten Kendal sejak awal tahun ini terus mengalami kenaikan.

Data terbaru menunjukkan bahwa harga beras sepekan terakhir telah mencapai Rp 14.500 per kilogram, meningkat dari sebelumnya yang berada di angka Rp 13.500 per kilogram.

M Nasuko Aji, seorang pengusaha penggilingan padi di Desa Rejosari Kecamatan Kangkung Kendal, menyatakan bahwa kenaikan harga beras terutama terjadi pada beras medium yang sudah mencapai Rp 14.500 per kilogram. Sementara itu, harga beras premium melampaui Rp 15.000 per kilogram.

INFO lain :  Corona, Penerimaan Pajak di Kendal Turun

Penyebab utama dari kenaikan harga beras di pusat penggilingan padi ini adalah tingginya harga gabah dari petani.

“Kenaikan harga gabah dipicu oleh berkurangnya stok barang akibat masa tanam saat ini dan cuaca yang sering hujan, jadinya proses penjemuran jadi lebih lama dan biaya penjemuran naik,” ujar Nasuko saat berada dipenggilingan beras.

INFO lain :  Oknum Guru Honorer Di Kendal Cabuli Siswa Di Kelas Dan Perpustakaan

Sementara Rubiati, seorang ibu rumah tangga di Desa Kalirejo Kecamatan Kangkung, mengeluhkan bahwa harga beras di desanya telah mencapai Rp 16.000 per kilogram. Harga ini naik dari pekan sebelumnya yang berkisar di harga Rp 13.000 hingga Rp 14.000 per kilogram.

INFO lain :  Produksi dan Distribusi Air PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Aman

“Saya berharap pemerintah dapat mengambil langkah-langkah untuk menstabilkan harga beras, mengingat kenaikan harga kebutuhan pokok lainnya seperti gula pasir dan minyak goreng juga ikut naik,” ucap Rubiati.

Naiknya harga beras dan kebutuhan pokok lainnya saat ini dirasakan sebagai beban yang sangat berat oleh masyarakat. (Mh/Mw)